Senin, 13 Desember 2010

Bilakah Aku Jatuh Cinta

Rabbi...
Aku minta izin
Bila suatu saat aku jatuh hati
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau

Rabbi...
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu
yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh

Rabbi...
Izinkan bila suatu saat aku jatuh hati
Pilihkan untukku seorang yang hatinya
penuh dengan kasih dan cinta-Mu
Dan membuatku makin menganggumi-Mu

Rabbi...
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami,
Jodohkanlah kami,
Satukanlah kami,
Berilah kami kesempatan untuk lebih
mendekati cinta-Mu,
Dalam suasana yang sakinah, mawaddah dan rahmah

Rabbi...
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu
Izinkanlah aku untuk menemui kerinduan-Mu

referensi
1.poniran.cybermq.com

Selasa, 14 September 2010

Secarik Puisi Untuk Suamiku

Pernikahan atau perkawinan,
Menyingkap tabir rahasia.
Istri yang kamu nikahi,
Tidaklah semulia khadijah,
Tidaklah setaqwa Aisyah,
Pun tidak setabah Fatimah,
Apalagi secantik Zulaikha.

Justru Istrimu hanyalah wanita akhir jaman,
Yang punya cita-cita,Menjadi Sholehah....
Pernikahan atau perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama,
Istri menjadi tanah, Kamu langit penaungnya,
Istri ladang tanaman, Kamu pemagarnya,
Istri kiasan ternakan, Kamu gembalanya,
Istri adalah murid, Kamu mursyidnya,
Istri bagaikan anak kecil, Kamu tempat bermanjanya.

Saat Istri menjadi madu, Kamulah penawar bisanya,
Seandainya istri tulang yang bengkok, berhatilah meluruskannya.

Pernikahan atau perkawinan,
Mengisyafkan kita perlunya iman dan taqwa.
Untuk belajar meniti sabar dari ridho Allah SWT.
Karena memiliki istri yang tidak sehebat mana,
Justru ......Kamu akan tersentak dari alpa,

Kamu bukanlah Rasullulah,
Pun bukan pula sayyidina Ali Karamallahhuwajhah,
Cuma suami akhir zaman,
Yang berusaha menjadi soleh...Amin.

Referensi :
1.www.kumpulan-puisi.com

Secarik Puisi Untuk Istriku

Pernikahan atau perkawinan,
Menyingkap tabir rahasia.
Suami yang kamu nikahi,
Tidaklah semulia Muhammad saw,
Tidaklah setaqwa Ibrahim as,
Pun tidak setabah Ayub as,
Ataupun segagah Musa as,
Apalagi setampan Yusuf as.

Justru Suami hanyalah pria akhir jaman,
Yang punya cita-cita,
Membangun keturunan yang Sholeh....
Pernikahan atau perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama,

Suami menjadi pelindung, Kamu penghuninya,
Suami adalah nahkoda kapal, Kamu navigatornya,
Suami bagaikan balita yang nakal, Kamu adalah penuntun kenakalannya,
Saat suami menjadi raja, Kamu nikmati anggur singgasananya,

Seketika suami menjadi bisa, Kamulah penawar obatnya,
Seandainya suami masinis yang lancang, Sabarlah memperingatknnya.

Pernikahan atau perkawinan,
Mengajarkan kita perlunya iman dan taqwa.
Untuk belajar meniti sabar dari ridho Allah SWT.

Karena memiliki istri yang tidak segagah mana,
Justru ......Kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Khadijah, yang begitu sempurna di dalam menjaga,
Pun bukan pula Hajar, yang begitu setia dalam sengsara.
Cuma wanita akhir zaman,Yang berusaha menjadi solehah...Amin

Referensi :
1.www.kumpulan-puisi.com/poetry-detail.php

Mohon Maaf Lahir Bathin

Perkataan yang indah adalah ALLAH,
lagu yang merdu adalah ADZAN,
media yang terbaik adalah AL-QURAN,
senam yang sehat adalah SHOLAT,
diet yang sempurna adalah PUASA,

kebersihan yang menyegarkan adalah WUDHU’,
perjalanan yang indah adalah HAJI,
khayalan yang baik adalah ingat DOSA n TAUBAT,
perasaan yang indah adalah KEBAHAGIAAN.
Selamat menyambut bulan suci Ramadhan “mohon maaf lahir bathin”

referensi :
1.www.kumpulan-puisi.com/islam-poetry.php

Sabtu, 30 Januari 2010

Cinta Pertama

Mekar di taman hati cinta pertama

engkau ciptaan seni idaman kasih

antara bibir tersiratnya pekerti

kelembutan yg mendamaikan jiwa



Bermula kau di sini pelentur bicara

kalam kebenaran tiada berdusta

dirimu berharga dari segala-galanya

bertahta keimanan untuk dipertahankan



Hadirlah cinta, cinta pertama

Hadirlah cinta, cinta utama

sayangi diri ini cinta, cinta pertama

hati ini cinta cinta utama

tiada sia-sia mencintai diri

sempurna sejahtera

referensi
1. nuraini

Sabtu, 24 Oktober 2009

Do'a Jibril Jelang Ramadhan

Saya ingin menjenguk sang jiwa, tersenyum dengan tulus pada saudaraku semua dan berkata:
"Ramadhan Suci hampir tiba, itulah hadiah untuk jiwa gersang kita; semoga luruh segala duka, sembuh semua luka, hadir segera fitrah diri nan mulia"

Do'a Jibril jelang Ramadhan:
"Ya Alloh tolong abaikan puasa umat Muhammad SAW apabila sebelum memasuki Ramadhan mereka:
1. Tidak memohon ma'af terlebih dulu kepada kedua orang tuanya
2. Tidak bermaafan terlebih dulu antara suami istri
3. Tidak bermaafan terlebih dulu dengan orang-orang sekitarnya (saudara, kerabat, teman dan tetangga)
Maka Rosulullah SAW pun mengucapkan Amiin 3x.

Jalan Dengan Keong

Allah S.W.T memberiku sebuah tugas ,
yaitu membawa keong jalan-jalan .
Aku tak dapat jalan terlalu cepat ,
keong sudah berusaha keras merangkak ,
Setiap kali hanya beralih sedemikian sedikit

Aku mendesak , menghardik , memarahinya ,
Keong memandangku dengan pandangan meminta-maaf ,
Serasa berkata : " aku sudah berusaha dengan segenap tenaga !"
Aku menariknya , menyeret , bahkan menendangnya , keong terluka .
Ia mengucurkan keringat , nafas tersengal-sengal , merangkak ke depan .
Sungguh aneh , mengapa Tuhan memintaku mengajak seekor keong berjalan-jalan .

Ya Allah S.W.T ! Mengapa ? Langit sunyi-senyap

Biarkan saja keong merangkak didepan , aku kesal dibelakang .
Pelankan langkah , tenangkan hati ....
Oh? Tiba-tiba tercium aroma
bunga , ternyata ini adalah sebuah taman bunga .

Aku rasakan hembusan sepoi angin , ternyata angin malam demikian lembut .
Ada lagi ! Aku dengar suara kicau burung , suara dengung cacing .
Aku lihat langit penuh bintang cemerlang . Oh?
Mengapa dulu tidak rasakan semua
ini ?
Barulah aku teringat , Mungkin aku telah salah
menduga !

Ternyata Tuhan meminta keong menuntunku
jalan-jalan sehingga aku dapat mamahami
dan merasakan keindahan taman ini yang tak pernah
kualami kalo aku berjalan
sendiri dengan cepatnya .

"He's here and with me for a reason"

Saat bertemu dengan orang yang benar-benar engkau kasihi ,
Haruslah berusaha memperoleh kesempatan untuk bersamanya seumur hidupmu .
Karena ketika dia telah pergi , segalanya telah terlambat .

Saat bertemu teman yang dapat dipercaya , rukunlah bersamanya .
Karena seumur hidup manusia , teman sejati tak mudah ditemukan .

Saat bertemu penolongmu ,
Ingat untuk bersyukur padanya .
Karena ialah yang mengubah hidupmu

Saat bertemu orang yang pernah kau cintai ,
Ingatlah dengan tersenyum untuk berterima- kasih .
Karena ia lah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang kasih .

Saat bertemu orang yang pernah kau benci ,
Sapalah dengan tersenyum .
Karena ia membuatmu semakin teguh / kuat .

Saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu ,
Baik-baiklah berbincanglah dengannya .
Karena jika bukan karena dia , hari ini engkau tak memahami dunia ini .

Saat bertemu orang yang pernah diam-diam kau cintai ,
Berkatilah dia .
Karena saat kau mencintainya , bukankah berharap ia bahagia ?

Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu ,
Berterima-kasihlah bahwa ia pernah ada
dalam hidupmu .
Karena ia adalah bagian dari
nostalgiamu

Saat bertemu orang yang pernah salah-paham padamu ,
Gunakan saat tersebut untuk menjelaskannya .
Karena engkau mungkin hanya punya
satu kesempatan itu saja untuk
menjelaskan .

Saat bertemu orang yang saat ini menemanimu seumur hidup,
Berterima-kasihlah sepenuhnya
bahwa ia mencintaimu .
Karena saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati

referensi
1. dwi arti hs