Sabtu, 29 Desember 2012
Kamis, 20 Desember 2012
SEMUA INDAH PADA WAKTUNYA
Seorang anak berkeluh kesah
pada Ibu bahwa segala
sesuatunya tak berjalan
seperti yang ia harapkan.
Ia mengeluh bagaimana ia
mendapat nilai jelek di
sekolah, kisah cinta yang
putus ditengah jalan dan
betapa sedihnya ia saat
sahabat terbaiknya pindah ke luar kota.
Ibu yang sedang membuat
adonan kue, dengan
tersenyum menawarkan
apakah ia mau mencicipinya.
Dengan senang hati sang anak
berkata, “Tentu, aku selalu
suka kue buatan Ibu.”
Namun ibu berkata, “Bukan
kuenya, coba cicipi mentega
ini.”
Ibu menyodorkan sendok
yang penuh mentega.
“Ibu, rasanya hambar, tidak
enak,” kata si anak sambil
mengernyitkan dahi.
Sang Ibu terus menawarkan,
“Kau ingin mencicipi rasanya
telur mentah?”
Sedikit kesal, si anak berkata,
“Ibu, jangan bercanda ” Tapi Ibu masih menawarkan,
“Bagaimana kalau kau coba
tepung terigu dan baking soda
ini?”
Anaknya pun semakin
heran dan hampir beranjak
pergi.
Kemudian Ibu berkata dengan
lembut, “Sayang, semua ini
memang tidak enak jika
dirasakan satu persatu. Tapi
bila dicampur jadi satu melalui
satu proses yang benar, benda- benda ini akan menjadi kue
yang enak, enak sekali.”
Seperti inilah cara Allah
bekerja. Ketika Allah
membiarkan kita melalui masa
sulit dan tak menyenangkan,
sesungguhnya Dia sedang
mengajarkan kita banyak hal, .. sesuai dengan
rancanganNya,
Berbagai hal tak mengenakkan
ini diperlukan dalam sebuah
proses pembelajaran hidup,
dan penemuan hakikat
seorang hamba. Bersabar dan bersyukur ...
niscaya segala sesuatu akan
indah pada waktunya ..
Minggu, 16 Desember 2012
AKHIRNYA KU MENEMUKANMU
Duhai engkau yang jauh di sana..
Ku berharap engkaulah jawaban,
Segala risau hatiku..
Ku berharap engkaulah jawaban,
Segala risau hatiku..
Jika nanti kau sanding diriku,
Miliki aku dengan segala kelemahanku..
Dan bila nanti engkau di sampingku..
Jangan pernah letih untuk mencintaiku..
Dan biarkanku mencintaimu hingga ujung usiaku..
Duhai engkau pemilik tulang rusukku..
Saat hati ini mulai meragu , saat hati ini ingin berlabuh...AKHIRNYA KU MENEMUKANMU ..
Duhai kekasih halalku,
Semoga ALLAH senantiasa menyatukan hatiku dan hatimu, menjadikan kita saling mencintai kerana DIA semata..
Doakan ku Semoga diri ini bisa sempurna ketika "tak sempurnamu" hadir di samping kita,Meski "kesempurnaan"mutlak milik ALLAH semat
Miliki aku dengan segala kelemahanku..
Dan bila nanti engkau di sampingku..
Jangan pernah letih untuk mencintaiku..
Dan biarkanku mencintaimu hingga ujung usiaku..
Duhai engkau pemilik tulang rusukku..
Saat hati ini mulai meragu , saat hati ini ingin berlabuh...AKHIRNYA KU MENEMUKANMU ..
Duhai kekasih halalku,
Semoga ALLAH senantiasa menyatukan hatiku dan hatimu, menjadikan kita saling mencintai kerana DIA semata..
Doakan ku Semoga diri ini bisa sempurna ketika "tak sempurnamu" hadir di samping kita,Meski "kesempurnaan"mutlak milik ALLAH semat
KETIKA CINTA HARUS MEMILIH
Ketika kita dihadapkan pada dua pilihan,
Maka kesetiaan yang akan diuji.
Butuh iman yang kuat untuk mempertahankannya
apalagi ketika dua pilihan itu sama baiknya….
Disini kita akan mengerti arti dari mempertahankan
karena sungguh memertahankan lebih sulit dari pada mendapatkan…
Namun ketika keinginan tak seperti yang kita harapkan,kita harus terus bersabar dan ikhlas…
Tidak semua yang kita inginkan bisa tercapai.
ALLAH tahu apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan.
Kerana yang terbaik bagimu belum tentu baik dimata ALLAH .
Ya Rabb…
Ketika cinta harus memilih,
Pilihkan aku pada orang yang melabuhkan cintanya kepada_Mu.
Yang mencintai Rasul utusan_Mu.
Yang berpedoman pada Kitab_Mu.
Agar semakin bertambah kecintaanku Kepada_Mu ya Rabb..
Ya Rabb…
Ketika cinta harus memilih,
Izinkan aku untuk mengabdi kepada seseorang yang Kau takdirkan untuk ku dan
Hanya ku berikan cinta ini untukmu Wahai Calon Imam ku,
Kuselipkan setiap bait doa untukmu dalam istiqarah cintaku.
Allah yang akan mempertemukan kita.
Sungguh aku hanya ingin mencintaimu kerana ALLAH ..
Aamiin...
Butuh iman yang kuat untuk mempertahankannya
apalagi ketika dua pilihan itu sama baiknya….
Disini kita akan mengerti arti dari mempertahankan
karena sungguh memertahankan lebih sulit dari pada mendapatkan…
Namun ketika keinginan tak seperti yang kita harapkan,kita harus terus bersabar dan ikhlas…
Tidak semua yang kita inginkan bisa tercapai.
ALLAH tahu apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan.
Kerana yang terbaik bagimu belum tentu baik dimata ALLAH .
Ya Rabb…
Ketika cinta harus memilih,
Pilihkan aku pada orang yang melabuhkan cintanya kepada_Mu.
Yang mencintai Rasul utusan_Mu.
Yang berpedoman pada Kitab_Mu.
Agar semakin bertambah kecintaanku Kepada_Mu ya Rabb..
Ya Rabb…
Ketika cinta harus memilih,
Izinkan aku untuk mengabdi kepada seseorang yang Kau takdirkan untuk ku dan
Hanya ku berikan cinta ini untukmu Wahai Calon Imam ku,
Kuselipkan setiap bait doa untukmu dalam istiqarah cintaku.
Allah yang akan mempertemukan kita.
Sungguh aku hanya ingin mencintaimu kerana ALLAH ..
Aamiin...
Kamis, 13 Desember 2012
ENAM HAL YANG PALING SULIT BAGI MANUSIA
ENAM HAL YANG PALING SULIT BAGI MANUSIA
Bismillaah
1. Mengenali jati dirinya sendiri,
2. Mengetahui dan mengakui aibnya
3. menyimpan rahasianya.
4. Meninggalkan hobi dan kegemarannya
5. Menentang (mengendalikan ) nafsu syahwatnya
6. berdiam diri terhadap persoalan-persoalan yang bukan menjadi urusan dan kepentingannya.
Bismillaah
1. Mengenali jati dirinya sendiri,
2. Mengetahui dan mengakui aibnya
3. menyimpan rahasianya.
4. Meninggalkan hobi dan kegemarannya
5. Menentang (mengendalikan ) nafsu syahwatnya
6. berdiam diri terhadap persoalan-persoalan yang bukan menjadi urusan dan kepentingannya.
KUNCI KELUARGA SAKINAH
1. Memagari benteng rumah tangga dengan sungguh-sungguh berpegang teguh pada Al-Qur'an dan As-sunnah
2. Tujuan utamanya ridho ALLAH dan kebahagiaan akhirat
3. Saling cinta benar-benar karena ALLAH sehingga memandang kekurangan pasanganpun adalah keistimewaannya, semakin lama pernikahan semakin sayang, manja dan mesra
2. Tujuan utamanya ridho ALLAH dan kebahagiaan akhirat
3. Saling cinta benar-benar karena ALLAH sehingga memandang kekurangan pasanganpun adalah keistimewaannya, semakin lama pernikahan semakin sayang, manja dan mesra
4. Ide dan aktifitasnya bekerja untuk saling melayani, melindungi dan menyenangkan keluarganya
5. Makan dari rizki yang halal
6. Kekuatannya saling mendoakan dipenghujung malam
7. Minimal sepekan sekali "tarbiyyah ahliyah" pembinaan keluarga dengan duduk bersama mengaji dan mengkaji Al-Qur'an dan As-sunnah.
5. Makan dari rizki yang halal
6. Kekuatannya saling mendoakan dipenghujung malam
7. Minimal sepekan sekali "tarbiyyah ahliyah" pembinaan keluarga dengan duduk bersama mengaji dan mengkaji Al-Qur'an dan As-sunnah.
Rabu, 12 Desember 2012
Tutup auratmu ya ukthy
Aku bangga menjadi Muslimah...
Disaat kau bangga menjadi wanita Modern...
Aku bangga Jilbabku menjuntai kedada...
Disaat kau bangga menjadi wanita Modern...
Aku bangga Jilbabku menjuntai kedada...
Disaat kau bangga mengikuti Mode...
Aku bangga menjadi pengurus kerohanian
islam disaat kau lena...
Aku tak peduli dengan anggapan SOK SUCI...
Karena aku tahu apa yang aku lakukan...
Awalnya aku tidak percaya diri…
Dengan pakaian yang tertutup rapi…
Kau berkata aku tidak trendy…
Wahai ukhty yang bermimpi sanjungan…
Cantik bukanLah buka-bukaan…
Cantik bukan selalu berdandan…
Dan cantik bukan berarti seorang pujaan...
Kuulurkan jilbabku hingga terasa damai
hatiku...
Kulonggarkan pakaianku sehingga tertutup
bentuk tubuhku…
kuLakukan itu semua demi Cintaku pada
Rabb-Ku…
Dan kuberbisik dalam hatiku, semoga
Engkau bahagia melihatku…
Andai semua orang memahami…
CantiK lahir bukanlah ukuran…
Tapi Cantik hati memikat semua orang….
Dan terutama budi pekerti seperti yang
Rosul contohkan…
maka ukhty peliharalah AURAT....
Tidak akan tertutup degan berperangai
yang BAIK...
tidak akan tertutup degan sifat LEMAH
LEMBUT...
tidak akan tertutup degan kata-kata yang
BAIK...
tetapi hanya akan tertutup degan PAKAIAN
yang SEMPURNA...
Mudah-mudahan AKHLAK dibalik pakaian
tadi lebih INDAH dari pada
pakaiannya,InsyaAllah...
Aku bangga menjadi pengurus kerohanian
islam disaat kau lena...
Aku tak peduli dengan anggapan SOK SUCI...
Karena aku tahu apa yang aku lakukan...
Awalnya aku tidak percaya diri…
Dengan pakaian yang tertutup rapi…
Kau berkata aku tidak trendy…
Wahai ukhty yang bermimpi sanjungan…
Cantik bukanLah buka-bukaan…
Cantik bukan selalu berdandan…
Dan cantik bukan berarti seorang pujaan...
Kuulurkan jilbabku hingga terasa damai
hatiku...
Kulonggarkan pakaianku sehingga tertutup
bentuk tubuhku…
kuLakukan itu semua demi Cintaku pada
Rabb-Ku…
Dan kuberbisik dalam hatiku, semoga
Engkau bahagia melihatku…
Andai semua orang memahami…
CantiK lahir bukanlah ukuran…
Tapi Cantik hati memikat semua orang….
Dan terutama budi pekerti seperti yang
Rosul contohkan…
maka ukhty peliharalah AURAT....
Tidak akan tertutup degan berperangai
yang BAIK...
tidak akan tertutup degan sifat LEMAH
LEMBUT...
tidak akan tertutup degan kata-kata yang
BAIK...
tetapi hanya akan tertutup degan PAKAIAN
yang SEMPURNA...
Mudah-mudahan AKHLAK dibalik pakaian
tadi lebih INDAH dari pada
pakaiannya,InsyaAllah...
10 Nasehat Untuk Kaum Wanita
1. Wanita muslimah meyakini bahwa Allah adalah Tuhannya, Muhammad
adalah nabinya dan Islam adalah agamanya, dan menampakkan jejak keimanan
dalam perkataan, amalan dan keyakinan. Maka ia selalu menjauhi murka
Allah, takut akan pedihnya azab Allah dan balasan akibat menyelisihi
perintah-Nya.
2. Wanita muslimah selalu menjaga sholat-sholat wajibnya, berwudlu, menjaga kekhusyukan dan ketepatan waktu melaksanakan sholat. Janganlah menyibukkan diri dengan aktivitas yang lain ketika datang waktu sholat. Meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat yang memalingkan dari ibadah kepada Allah. Ia pun menampakkan atsar (bekas) sholatnya dalam peri kehidupan, karena sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, sholat adalah penjaga terbesar dari kemaksiatan.
3. Wanita muslimah selalu menjaga hijabnya (mengenakan jilbab) merasa mulia dengan hal tersebut dan dia tidak keluar dari rumah kecuali dalam kondisi berjilbab, dengan jilbab tersebut bertujuan agar Allah menjaganya. Ia pun bersyukur kepada Allah yang telah memuliakan, menjaga dan mengehendaki terjaganya kesuciannya dengan jilbab. “Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu anak-anakmu dan wanita beriman agar mereka mengenakan jilbab-jilbab mereka.” (Al Ahzaab : 59).
4. Wanita muslimah selalu mentaati suaminya, bersikap lembut, cinta, mengajaknya kepada kebaikan, menasehati dan menghibur suaminya. Ia tidak mengeraskan suara dan kasar dalam berbicara kepada suaminya. Rasulullah bersabda, ‘Apabila seorang wanita menjaga shalat lima waktunya, berpuasa di bulan ramadhan, menjaga kehormatannya, dan mentaati suaminya niscaya ia akan masuk surga. (Hadits Shahih jami’).
5. Wanita muslimah senantiasa mendidik putranya untuk taat kepada Allah, mengajarinya dengan aqidah yang benar, menanamkan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya serta menjauhi maksiat dan akhlaq yang buruk, firman Allah, ‘wahai orang-orang yang beriman jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka’. (At Tahrim : 6).
6. Wanita muslimah tidak berdua-duaan dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Sabda Rasulullah, ‘barangsiapa wanita yang berdua-duaan dengan laki-laki, maka syetan yang ke-3 nya’. Dan wanita muslimah tidak bepergian jauh kecuali untuk keperluan yang tidak bisa ditinggalkan dan disertai mahram dengan berjilbab.
7. Wanita muslimah tidak berpenampilan atau berdandan seperti kaum laki-laki. Sabda Rasulullah, ‘Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.’ (Hadits Shahih). Wanita muslimah juga tidak meniru orang-orang kafir dalam kekhususan dan kebiasaan mereka, “barang siapa yang bertasyabuh (menyerupai) suatu kaum, maka ia termasuk golongan kaum tersebut.” (Hadits Shahih).
8. Wanita muslimah adalah da’iyah (orang yang berdakwah) dibarisan kaum wanita dengan menggunakan perkataan yang baik melalui jalan menziarahi tetangganya, menyambung persaudaraan, melalui telpon, memberikan buku-buku dan kaset-kaset Islam. Ia pun beramal dengan apa yang ia ucapkan dan bersemangat dalam menghindarkan diri dari adzab Allah, ‘kalau Allah menghidayahi seseorang melalui perantara kamu maka hal tersebut lebih baik bagimu dari pada binatang ternak yang merah (harta dunia yang banyak). (HR. Bukhari dan Muslim).
9. Wanita muslimah menjaga hatinya dari kerancuan dan hawa nafsu, menjaga pandangannya dari pandangan-pandangan yang haram, menjaga telinganya dari hal-hal yang melalaikan dari dzikrullah, ini semua yang dinamakan dengan taqwa, ‘malulah terhadap Allah dengan sebenar-benarnya, barang siapa yang malu dengan sebenar-benarnya maka jagalah kepalanya dan apa yang ada didalamnya, dan jagalah perutnya serta yang ada didalamnya, ingatlah kematian dan musibah, barang siapa yang menghendaki akhirat hendaknya ia meninggalkan (tidak cinta) perhiasan-perhiasan dunia, barang siapa berbuat demikian niscaya sikap malunya kepada Allah benar. (Hadits Shahih Jami’).
10. Wanita muslimah tidak menyia-nyiakan waktu siang maupun malamnya untuk perbuatan yang tidak ada gunanya, atau melewatkan masa mudanya hilang dengan percuma, ‘tinggalkanlah mereka yang menjadikan agamanya sebagai permainan dan kesia-siaan‘. (Al An’am : 70). Allah berfirman tentang orang yang menyia-nyiakan umurnya, ‘alangkah meruginya diri kami dari apa yang telah kami tinggalkan’. (Al An’am : 31).
Wahai muslimah laksanakanlah nasehat-nasehat ini niscaya engkau akan jaya di dunia dan di akhirat.
Referensi :
1. http://www.akhwatmuslimah.com
2. Wanita muslimah selalu menjaga sholat-sholat wajibnya, berwudlu, menjaga kekhusyukan dan ketepatan waktu melaksanakan sholat. Janganlah menyibukkan diri dengan aktivitas yang lain ketika datang waktu sholat. Meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat yang memalingkan dari ibadah kepada Allah. Ia pun menampakkan atsar (bekas) sholatnya dalam peri kehidupan, karena sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, sholat adalah penjaga terbesar dari kemaksiatan.
3. Wanita muslimah selalu menjaga hijabnya (mengenakan jilbab) merasa mulia dengan hal tersebut dan dia tidak keluar dari rumah kecuali dalam kondisi berjilbab, dengan jilbab tersebut bertujuan agar Allah menjaganya. Ia pun bersyukur kepada Allah yang telah memuliakan, menjaga dan mengehendaki terjaganya kesuciannya dengan jilbab. “Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu anak-anakmu dan wanita beriman agar mereka mengenakan jilbab-jilbab mereka.” (Al Ahzaab : 59).
4. Wanita muslimah selalu mentaati suaminya, bersikap lembut, cinta, mengajaknya kepada kebaikan, menasehati dan menghibur suaminya. Ia tidak mengeraskan suara dan kasar dalam berbicara kepada suaminya. Rasulullah bersabda, ‘Apabila seorang wanita menjaga shalat lima waktunya, berpuasa di bulan ramadhan, menjaga kehormatannya, dan mentaati suaminya niscaya ia akan masuk surga. (Hadits Shahih jami’).
5. Wanita muslimah senantiasa mendidik putranya untuk taat kepada Allah, mengajarinya dengan aqidah yang benar, menanamkan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya serta menjauhi maksiat dan akhlaq yang buruk, firman Allah, ‘wahai orang-orang yang beriman jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka’. (At Tahrim : 6).
6. Wanita muslimah tidak berdua-duaan dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Sabda Rasulullah, ‘barangsiapa wanita yang berdua-duaan dengan laki-laki, maka syetan yang ke-3 nya’. Dan wanita muslimah tidak bepergian jauh kecuali untuk keperluan yang tidak bisa ditinggalkan dan disertai mahram dengan berjilbab.
7. Wanita muslimah tidak berpenampilan atau berdandan seperti kaum laki-laki. Sabda Rasulullah, ‘Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.’ (Hadits Shahih). Wanita muslimah juga tidak meniru orang-orang kafir dalam kekhususan dan kebiasaan mereka, “barang siapa yang bertasyabuh (menyerupai) suatu kaum, maka ia termasuk golongan kaum tersebut.” (Hadits Shahih).
8. Wanita muslimah adalah da’iyah (orang yang berdakwah) dibarisan kaum wanita dengan menggunakan perkataan yang baik melalui jalan menziarahi tetangganya, menyambung persaudaraan, melalui telpon, memberikan buku-buku dan kaset-kaset Islam. Ia pun beramal dengan apa yang ia ucapkan dan bersemangat dalam menghindarkan diri dari adzab Allah, ‘kalau Allah menghidayahi seseorang melalui perantara kamu maka hal tersebut lebih baik bagimu dari pada binatang ternak yang merah (harta dunia yang banyak). (HR. Bukhari dan Muslim).
9. Wanita muslimah menjaga hatinya dari kerancuan dan hawa nafsu, menjaga pandangannya dari pandangan-pandangan yang haram, menjaga telinganya dari hal-hal yang melalaikan dari dzikrullah, ini semua yang dinamakan dengan taqwa, ‘malulah terhadap Allah dengan sebenar-benarnya, barang siapa yang malu dengan sebenar-benarnya maka jagalah kepalanya dan apa yang ada didalamnya, dan jagalah perutnya serta yang ada didalamnya, ingatlah kematian dan musibah, barang siapa yang menghendaki akhirat hendaknya ia meninggalkan (tidak cinta) perhiasan-perhiasan dunia, barang siapa berbuat demikian niscaya sikap malunya kepada Allah benar. (Hadits Shahih Jami’).
10. Wanita muslimah tidak menyia-nyiakan waktu siang maupun malamnya untuk perbuatan yang tidak ada gunanya, atau melewatkan masa mudanya hilang dengan percuma, ‘tinggalkanlah mereka yang menjadikan agamanya sebagai permainan dan kesia-siaan‘. (Al An’am : 70). Allah berfirman tentang orang yang menyia-nyiakan umurnya, ‘alangkah meruginya diri kami dari apa yang telah kami tinggalkan’. (Al An’am : 31).
Wahai muslimah laksanakanlah nasehat-nasehat ini niscaya engkau akan jaya di dunia dan di akhirat.
Referensi :
1. http://www.akhwatmuslimah.com
Jumat, 07 Desember 2012
Rahasia Lelaki menurut Ustadz Felix Siauw
01. lelaki memang mau enaknya aja, nggak mau tanggung jawabnya | salah wanita juga, mau-maunya dikasi tanggungan, ngg
ak enak pula
02. lelaki biasa abis manis sepah dibuang | salah wanita juga, udah tau hubungan nggak ada komitmen, malah umpankan jadi sepah?
03. lelaki baik kalo ada maunya aja | salah wanitanya lagi, udah tau lelaki baik kalo ada maunya, malah diturutin?
04. lelaki enak, kalo dia nggak jadi nikah, gampang cari yang lain | sudah tau begitu, masih nekad diajak pacaran, salah wanitanya lagi
05. lelaki itu hidung belang, nggak setia | salah wanitanya, mau aja digombali, modal rayuan terus dikasi kehormatan?
06. lelaki buaya darat, buset aku ketipu lagi! | hehe.. udah dibikin lagu tuh, salah wanitanya, udah tau buaya, masih direken
07. lelaki maunya menang sendiri! dari tadi kok disalahin wanita melulu! | hehe.. udah tau kan? makanya jangan percaya lelaki kecuali suami
08. fitrah lelaki itu merayu, gombalisme, hidung belangisme dan buaya daratisme | cocok banget dikombinasi sama maksiat pacaran
09. tanpa komitmen akad, alias pacaran doang | lelaki pasti menipu (kalo dia bilang “nggak kok, gue jujur kok” >> itu tanda dia dah nipu)
10. apalagi HTS, haduh, kakak-adek-lah, mami-papi-lah, engkong-cucu-lah | nepu-nepu aja tuh, yg ada lelaki mah cari nikmat tanpa konsekuensi
11. untuk dapetin yg dia mau, lelaki siapkan ratusan cara (lebih) | sampai satu saat engkau tahu engkau korban yang kesekian kali? (lebih)
12. mau denger berapa banyak lagi wanita yg nyesel karena pacaran mengambil kehormatan dan masa depan? | baru kau mau sedikit mikir?
13. shalat aja dia males, baca Al-Qur’an nggak bisa? | berharap jadi Imam bagimu dan mengurus dirimu? hadeuh!
14. shalat dia rajin, jebolan pesantren lagam rancak baca Al-Qur’an kok masih pacaran? | tanda iman belum diamal badan
15. lelaki baik mendatangi walimu, dengan kesiapan lahir batin yang bisa meyakinkan walimu untuk melepasmu | atau mundur secara jantan
16. lelaki baik bukan andalkan kata “nanti ya” | melainkan datangi, nikahi atau sudahi dan tinggalkan
17. perasaan jangan dituruti, harini seneng besok bisa nangis | pikiran dan iman dituruti, harini nangis besok mesti bersyukur
18. isi TL ini bukan suudzann, tapi fakta dear | kalo saja etika boleh membuka apa yg sy tahu 100%, tweeps bakal lebih ngeri dari ini -_-
02. lelaki biasa abis manis sepah dibuang | salah wanita juga, udah tau hubungan nggak ada komitmen, malah umpankan jadi sepah?
03. lelaki baik kalo ada maunya aja | salah wanitanya lagi, udah tau lelaki baik kalo ada maunya, malah diturutin?
04. lelaki enak, kalo dia nggak jadi nikah, gampang cari yang lain | sudah tau begitu, masih nekad diajak pacaran, salah wanitanya lagi
05. lelaki itu hidung belang, nggak setia | salah wanitanya, mau aja digombali, modal rayuan terus dikasi kehormatan?
06. lelaki buaya darat, buset aku ketipu lagi! | hehe.. udah dibikin lagu tuh, salah wanitanya, udah tau buaya, masih direken
07. lelaki maunya menang sendiri! dari tadi kok disalahin wanita melulu! | hehe.. udah tau kan? makanya jangan percaya lelaki kecuali suami
08. fitrah lelaki itu merayu, gombalisme, hidung belangisme dan buaya daratisme | cocok banget dikombinasi sama maksiat pacaran
09. tanpa komitmen akad, alias pacaran doang | lelaki pasti menipu (kalo dia bilang “nggak kok, gue jujur kok” >> itu tanda dia dah nipu)
10. apalagi HTS, haduh, kakak-adek-lah, mami-papi-lah, engkong-cucu-lah | nepu-nepu aja tuh, yg ada lelaki mah cari nikmat tanpa konsekuensi
11. untuk dapetin yg dia mau, lelaki siapkan ratusan cara (lebih) | sampai satu saat engkau tahu engkau korban yang kesekian kali? (lebih)
12. mau denger berapa banyak lagi wanita yg nyesel karena pacaran mengambil kehormatan dan masa depan? | baru kau mau sedikit mikir?
13. shalat aja dia males, baca Al-Qur’an nggak bisa? | berharap jadi Imam bagimu dan mengurus dirimu? hadeuh!
14. shalat dia rajin, jebolan pesantren lagam rancak baca Al-Qur’an kok masih pacaran? | tanda iman belum diamal badan
15. lelaki baik mendatangi walimu, dengan kesiapan lahir batin yang bisa meyakinkan walimu untuk melepasmu | atau mundur secara jantan
16. lelaki baik bukan andalkan kata “nanti ya” | melainkan datangi, nikahi atau sudahi dan tinggalkan
17. perasaan jangan dituruti, harini seneng besok bisa nangis | pikiran dan iman dituruti, harini nangis besok mesti bersyukur
18. isi TL ini bukan suudzann, tapi fakta dear | kalo saja etika boleh membuka apa yg sy tahu 100%, tweeps bakal lebih ngeri dari ini -_-
17 NASEHAT KEHIDUPAN CINTA
1. KETIKA MENCARI CALON
Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita
Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.
2. KETIKA MELAMAR
Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis, tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si gadis.
3. KETIKA AKAD NIKAH
Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu, tetapi menikah di hadapan Allah
4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN
Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoa'kan anda, kerana anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk BERCERAI karena menyia-nyiakan do'a mereka.
5. KETIKA MALAM PERTAMA
Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.
6. SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA
Sedarilah bahawa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri.
7. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA GOYANG
Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justeru semakin erat berpegang tangan
8. KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK.
Cintailah isteri atau suami anda 100%
9. KETIKA TELAH MEMILIKI ANAK.
Jangan bagi cinta anda kepada (suami) isteri dan anak anda, tetapi cintailah isteri atau suami anda 100% dan cintai anak-anak anda masing-masing 100%.
10.KETIKA EKONOMI KELUARGA MEREDUP
Yakinlah bahawa pintu rezeki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan isteri.
11.KETIKA EKONOMI BERKEMBANG
Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita
12.KETIKA ANDA ADALAH SUAMI
Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri memerlukan pertolongan Anda.
13.KETIKA ANDA ADALAH ISTERI
Tetaplah berjalan dengan gemalai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.
14.KETIKA MENDIDIK ANAK
Jangan pernah berpikir bahawa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak,kerana orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak ....
15.KETIKA ANAK BERMASALAH
Yakinilah bahawa tidak ada seorang anakpun yang tidak mahu bekerjasama dengan orang tua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.
16.KETIKA ADA PIL.
Jangan diminum, cukuplah suami, isteri sebagai Obat.
17.KETIKA INGIN AMAN DAN HARMONIS
Gunakanlah formula 7 K
1 Ketaqwaan
2 Kasih sayang
3 Kesetiaan
4 Komunikasi dialogis
5 Keterbukaan
6 Kejujuran
7 Kesabaran
Kamis, 06 Desember 2012
Sudahkah Anda Asah KAPAK Anda?
Suatu ketika ada seorang penebang pohon melamar pekerjaan ke sebuah pabrik pengolahan kayu. Ia diterima dan sangat suka dengan bayaran yang diterima. Ia pun bekerja dengan tekun.Pimpinannya memberi ia kapak d
an menunjukka
n pohon-pohon mana saja yang boleh ditebang. Pada hari pertama bekerja ia bisa menebang 18 pohon.
"Selamat! Pertahankan itu," kata pimpinannya.
Tersemangati oleh kata-kata bosnya tadi, penebang kayu semakin bekerja dengan keras. Namun pada hari berikutnya ia hanya bisa menebang 15 pohon. Hari ketiga, meski ia bekerja bertambah keras, ia hanya bisa merobohkan 13 pohon. Hari demi hari semakin sedikit pohon yang bisa ia tebang.
“Saya sepertinya kehilangan kekuatanku,” pikir penebang kayu. Ia pun menemui bosnya dan meminta maaf atas kinerjanya yang buruk. Ia tidak tahu apa yang terjadi.
“Kapan terakhir kali kamu mengasah kapakmu?” tanya bos.
“Mengasah kapak? Saya tak punya waktu untuk mengasah kapak. Saya sibuk menebang pohon ....”
Seperti itulah kehidupan kita. Kita terkadang begitu sibuk dan tak punya waktu untuk mengasah "kapak" kita. Dalam masa sekarang, setiap orang lebih sibuk dibandingkan orang sebelumnya, namun sedikit yang merasa bahagia. Tak ada yang salah dengan bekerja keras. Akan tetapi kita tidak boleh mengabaikan hal-hal yang utama dalam kehidupan.
Mendekatkan diri kepada Sang Khaliq, memberi waktu yang cukup untuk keluarga, memiliki cukup waktu untuk istirahat, meluangkan waktu untuk membaca, mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan, dan sebagainya.
Kita semua butuh istirahat, untuk berpikir dan berkontemplasi, untuk belajar dan berkembang. Jika kita tidak mengambil waktu untuk mengasah "kapak", kita akan menjadi bodoh dan kehilangan efektivitas kita.
Sudahkah Anda mengasah "kapak" hari ini?
n pohon-pohon mana saja yang boleh ditebang. Pada hari pertama bekerja ia bisa menebang 18 pohon.
"Selamat! Pertahankan itu," kata pimpinannya.
Tersemangati oleh kata-kata bosnya tadi, penebang kayu semakin bekerja dengan keras. Namun pada hari berikutnya ia hanya bisa menebang 15 pohon. Hari ketiga, meski ia bekerja bertambah keras, ia hanya bisa merobohkan 13 pohon. Hari demi hari semakin sedikit pohon yang bisa ia tebang.
“Saya sepertinya kehilangan kekuatanku,” pikir penebang kayu. Ia pun menemui bosnya dan meminta maaf atas kinerjanya yang buruk. Ia tidak tahu apa yang terjadi.
“Kapan terakhir kali kamu mengasah kapakmu?” tanya bos.
“Mengasah kapak? Saya tak punya waktu untuk mengasah kapak. Saya sibuk menebang pohon ....”
Seperti itulah kehidupan kita. Kita terkadang begitu sibuk dan tak punya waktu untuk mengasah "kapak" kita. Dalam masa sekarang, setiap orang lebih sibuk dibandingkan orang sebelumnya, namun sedikit yang merasa bahagia. Tak ada yang salah dengan bekerja keras. Akan tetapi kita tidak boleh mengabaikan hal-hal yang utama dalam kehidupan.
Mendekatkan diri kepada Sang Khaliq, memberi waktu yang cukup untuk keluarga, memiliki cukup waktu untuk istirahat, meluangkan waktu untuk membaca, mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan, dan sebagainya.
Kita semua butuh istirahat, untuk berpikir dan berkontemplasi, untuk belajar dan berkembang. Jika kita tidak mengambil waktu untuk mengasah "kapak", kita akan menjadi bodoh dan kehilangan efektivitas kita.
Sudahkah Anda mengasah "kapak" hari ini?
Selasa, 04 Desember 2012
"PIKATLAH WANITA DENGAN KETAMPANAN AKHLAK"
Jika ketampanan wajah dijadikan senjata untuk memikat hati wanita..
Maka jangan menyesal jika suatu saat mereka akan mudah berpaling kepada yang lebih tampan.
Jika kekayaan harta dijadikan senjata untuk memikat hati wanita..
Maka jangan menyesal jika suatu saat mereka akan mudah berpaling kepada yang lebih kaya.
Jika kedudukan dan jabatan dijadikan sen
jata untuk memikat hati wanita..
Maka jangan menyesal jika suatu saat mereka akan mudah berpaling kepada yang lebih yang lebih tinggi kedudukannya.
Jika manisnya rayuan kata2 dijadikan senjata untuk memikat hati wanita..
Maka jangan menyesal jika suatu saat mereka akan mudah berpaling kepada yang lebih pintar dalam rayuan.
Oleh kerana itu..
Pikatlah wanita dengan baju ketakwaan beribadah kepada_Nya.
Pikatlah wanita dengan kesopanan dan kelembutan dalam bertutur kata.
Pikatlah wanita dengan keramahan dalam bersikap.
Pikatlah wanita dengan kemuliaan akhlak dalam pergaulan.
Jika hal itu dijadikan senjata..
Maka wanita akan lebih setia.
Maka wanita akan lebih taat dan patuh.
Maka wanita akan merasa bahagia karena dimuliakan.
Dan itulah sebenarnya keinginan wanita.
Didampingi seorang lelaki yang akan mampu menasehati.
Didampingi seorang lelaki yang akan mampu membimbing.
Didampingi seorang lelaki yang akan mampu membawa wanita menuju Ridha_Nya.
Sungguh tiada terlukiskan betapa bahagianya wanita jika lelaki benar2 memperlakukan mereka seperti itu.
Maka jangan menyesal jika suatu saat mereka akan mudah berpaling kepada yang lebih yang lebih tinggi kedudukannya.
Jika manisnya rayuan kata2 dijadikan senjata untuk memikat hati wanita..
Maka jangan menyesal jika suatu saat mereka akan mudah berpaling kepada yang lebih pintar dalam rayuan.
Oleh kerana itu..
Pikatlah wanita dengan baju ketakwaan beribadah kepada_Nya.
Pikatlah wanita dengan kesopanan dan kelembutan dalam bertutur kata.
Pikatlah wanita dengan keramahan dalam bersikap.
Pikatlah wanita dengan kemuliaan akhlak dalam pergaulan.
Jika hal itu dijadikan senjata..
Maka wanita akan lebih setia.
Maka wanita akan lebih taat dan patuh.
Maka wanita akan merasa bahagia karena dimuliakan.
Dan itulah sebenarnya keinginan wanita.
Didampingi seorang lelaki yang akan mampu menasehati.
Didampingi seorang lelaki yang akan mampu membimbing.
Didampingi seorang lelaki yang akan mampu membawa wanita menuju Ridha_Nya.
Sungguh tiada terlukiskan betapa bahagianya wanita jika lelaki benar2 memperlakukan mereka seperti itu.
"KU HANYA INGIN PASANGAN YANG SEDERHANA"
Aku hanyalah wanita biasa..
Bukannya wanita berparas cantik jelita.Bukan pula wanita yang punya segalanya.
Aku hanyalah seorang wanita yang ingin pasangan sederhana.Aku tidak ingin menilai setampan apa rupanya.
Aku tidak ingin menilai sebanyak apa hartanya.Aku tidak ingin menilai setinggi apa jabatannya.
Pasangan yang berlandaskan ketakwaan_NYA.
Pasangan yang mengharapkan Surga_NYA.
Pasangan yang akan membawa keberkahan dan keridhaan_Nya.
Aku berharap kelak di sebuah perbatasan waktu.
Aku dipertemukan dengan pasangan pilihan_Nya.
Seseorang yang hatinya terpaut kepada_Nya.
Seseorang yang mengikuti sunnah Rasul_Nya.
Seseorang yang berpedoman pada Kitab_Nya.
Seseorang yang akan ikhlas menerima segala kekuranganku.
Yang akan mampu membimbing hidupku.
Yang akan mampu mengisi dan melengkapi hari2ku.
Yang akan menahkodai bahtera rumah tanggaku.
Yang mencintaiku tanpa menuntut kesempurnaan dariku.
Aku ingin menyayanginya secara sederhana.Aku harap dia juga menyayangiku secara sederhana.
Sesederhana aku dalam mencintainya.Biarlah saat ini aku menyemai cinta bersama_Nya.
Menyemai kerinduan akan wajah_Nya.Sebelum aku dipertemukan dengannya.
Aku bermimpi untuk membangun Istana Indah.Walaupun istana itu hanyalah pondok kecil yang terbuat dari bambu.Berpagarkan ketulusan cinta dan kasih sayang.Akan ku jadikan pondokku sebagai Surga bagi Suami dan anak2ku.
Hanya satu keinginanku.
Ingin menjadi seorang Isteri Sholehah.
Pasangan yang mengharapkan Surga_NYA.
Pasangan yang akan membawa keberkahan dan keridhaan_Nya.
Aku berharap kelak di sebuah perbatasan waktu.
Aku dipertemukan dengan pasangan pilihan_Nya.
Seseorang yang hatinya terpaut kepada_Nya.
Seseorang yang mengikuti sunnah Rasul_Nya.
Seseorang yang berpedoman pada Kitab_Nya.
Seseorang yang akan ikhlas menerima segala kekuranganku.
Yang akan mampu membimbing hidupku.
Yang akan mampu mengisi dan melengkapi hari2ku.
Yang akan menahkodai bahtera rumah tanggaku.
Yang mencintaiku tanpa menuntut kesempurnaan dariku.
Aku ingin menyayanginya secara sederhana.Aku harap dia juga menyayangiku secara sederhana.
Sesederhana aku dalam mencintainya.Biarlah saat ini aku menyemai cinta bersama_Nya.
Menyemai kerinduan akan wajah_Nya.Sebelum aku dipertemukan dengannya.
Aku bermimpi untuk membangun Istana Indah.Walaupun istana itu hanyalah pondok kecil yang terbuat dari bambu.Berpagarkan ketulusan cinta dan kasih sayang.Akan ku jadikan pondokku sebagai Surga bagi Suami dan anak2ku.
Hanya satu keinginanku.
Ingin menjadi seorang Isteri Sholehah.
Senin, 11 Juni 2012
Ketika Ambil Wudhu' Maka Niatkanlah Dalam Hatimu Saudaraku
1. Ketika berkumur, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, ampunilah dosa mulut dan lidahku ini".
2. Ketika membasuh muka, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, putihkanlah mukaku di akhirat kelak, Janganlah Kau hitamkan muka ku ini".
3. Ketika membasuh tangan kanan, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, berikanlah hisab-hisab ku di tangan kanan ku ini".
4. Ketika membasuh tangan kiri, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, janganlah Kau berikan hisab-hisab ku di tangan kiri ku ini".
5. Ketika membasuh kepala, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, lindunglah daku dari terik matahari di padang Masyar dengan Arasy Mu".
6. Ketika membasuh telinga, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, ampunilah dosa telinga ku ini".
7. Ketika membasuh kaki kanan, berniatlah kamu dengan. "Ya Allah, permudahkanlah aku melintasi titian Siratul Mustaqqim".
8. Ketika membasuh kaki kiri, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, bawakanlah daku pergi ke masjid-masjid, surau-surau dan bukan tempat-tempat maksiat".
1. Ketika berkumur, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, ampunilah dosa mulut dan lidahku ini".
2. Ketika membasuh muka, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, putihkanlah mukaku di akhirat kelak, Janganlah Kau hitamkan muka ku ini".
3. Ketika membasuh tangan kanan, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, berikanlah hisab-hisab ku di tangan kanan ku ini".
4. Ketika membasuh tangan kiri, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, janganlah Kau berikan hisab-hisab ku di tangan kiri ku ini".
5. Ketika membasuh kepala, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, lindunglah daku dari terik matahari di padang Masyar dengan Arasy Mu".
6. Ketika membasuh telinga, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, ampunilah dosa telinga ku ini".
7. Ketika membasuh kaki kanan, berniatlah kamu dengan. "Ya Allah, permudahkanlah aku melintasi titian Siratul Mustaqqim".
8. Ketika membasuh kaki kiri, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, bawakanlah daku pergi ke masjid-masjid, surau-surau dan bukan tempat-tempat maksiat".
5 Hal yang patut dipelajari dari Semut :::
1. Semut tidak pernah putus asa. Coba bentangkan tangan untuk menutup jalan yang di lalui semut. Semut tak akan putus asa, apalagi berhenti. Tapi terus mencari rute lain. Sudahkah kita memaksimalkan kerja dan tak pernah putus asa dalam menjalani hidup ini?
2. Semut Rajinnya Luar Biasa Pernah kah melihat semut tiduran dan santai santai?. Semut selalu aktif... bekerja mengangkut makanan. Bekerja merupakan bagian penting dari hidup semut. Semut tidak pernah merasa bosan dengan apa yang dia lakukan setiap hari. Sebab semut mempunyai tujuan dan arah hidup. Apakah anda sudah mempunyai arah dan tujuan di dalam hidupmu sekarang?
3. Semut itu kuat semut sanggup mengangkat beban yang jauh lebih besar dari tubuhnya. Semut tak mengeluh, apalagi menyerah. Mampukah kita menghadapi masalah hidup dan tetap optimis seperti semut?
4. Semut berjiwa sosial Apa yang dilakukan semut ketika makanan yang hendak diangkut terlalu berat? Semut tidak mempunyai sifat egois, mereka akan tolong menolong dan mengangkatnya bersama sama. Apakah anda egois? atau berjiwa sosial seperti semut?
5. Semut cepat Melihat Peluang Semut cepat hadir ketika dia mengetahui ada peluang untuk mendapatkan makanan. Semut tak akan menyiakannya, sebab semut tahu peluang hanya datang sekali saja. Apakah anda termasuk orang yang bisa menggunakan peluang dengan baik?
Semoga kita bisa mencontoh sifat semut dan mengembangkannya menjadi kebiasaan yang positif untuk hidup yang lebih baik...
1. Semut tidak pernah putus asa. Coba bentangkan tangan untuk menutup jalan yang di lalui semut. Semut tak akan putus asa, apalagi berhenti. Tapi terus mencari rute lain. Sudahkah kita memaksimalkan kerja dan tak pernah putus asa dalam menjalani hidup ini?
2. Semut Rajinnya Luar Biasa Pernah kah melihat semut tiduran dan santai santai?. Semut selalu aktif... bekerja mengangkut makanan. Bekerja merupakan bagian penting dari hidup semut. Semut tidak pernah merasa bosan dengan apa yang dia lakukan setiap hari. Sebab semut mempunyai tujuan dan arah hidup. Apakah anda sudah mempunyai arah dan tujuan di dalam hidupmu sekarang?
3. Semut itu kuat semut sanggup mengangkat beban yang jauh lebih besar dari tubuhnya. Semut tak mengeluh, apalagi menyerah. Mampukah kita menghadapi masalah hidup dan tetap optimis seperti semut?
4. Semut berjiwa sosial Apa yang dilakukan semut ketika makanan yang hendak diangkut terlalu berat? Semut tidak mempunyai sifat egois, mereka akan tolong menolong dan mengangkatnya bersama sama. Apakah anda egois? atau berjiwa sosial seperti semut?
5. Semut cepat Melihat Peluang Semut cepat hadir ketika dia mengetahui ada peluang untuk mendapatkan makanan. Semut tak akan menyiakannya, sebab semut tahu peluang hanya datang sekali saja. Apakah anda termasuk orang yang bisa menggunakan peluang dengan baik?
Semoga kita bisa mencontoh sifat semut dan mengembangkannya menjadi kebiasaan yang positif untuk hidup yang lebih baik...
Jumat, 01 Juni 2012
CIRI-CIRI ISTRI SOLEHA
“
Dunia adalah perhiasan (kesenangan) dan sebaik-baik perhiasan (kesenangan) dunia adalah wanita (istri) shalihah.” (HR.Muslim dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash)
Ciri-ciri Istri Soleha
Istri soleha adalah dambaan bagi kaum adam, karena masih dalam persepsi suami-suami bahwa istri soleha istri yang bisa membawa kebahagian bagi keluarganya dan mampu medidik anak-anaknya serta menjaga kemulian dan kehormatan. Meskipun masih kebanyakan laki-laki lebih memperhatikan penampilan dzahir seorang wanita, sementara unsur akhlak dari wanita tersebut kurang diperhatikan. Padahal akhlak dari pasangan hidupnya itulah yang akan banyak berpengaruh terhadap kebahagiaan rumah tangganya.
Sifat istri shalihah lainnya bisa kita rinci berikut ini berdasarkan dalil-dalil yang disebutkan setelahnya:
1. Penuh kasih sayang, selalu kembali kepada suaminya dan mencari maafnya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: “Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha.” (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257. Silsilah Al-Ahadits Ash Shahihah, Asy- Syaikh Al Albani rahimahullah, no. 287)
2. Melayani suaminya (berkhidmat kepada suami) seperti menyiapkan makan minumnya, tempat tidur, pakaian, dan yang semacamnya.
3. Menjaga rahasia-rahasia suami, lebih-lebih yang berkenaan dengan hubungan intim antara dia dan suaminya. Asma’ bintu Yazid radhiallahu ‘anha menceritakan dia pernah berada di sisi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika itu kaum lelaki dan wanita sedang duduk. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya: “Barangkali ada seorang suami yang menceritakan apa yang diperbuatnya dengan istrinya (saat berhubungan intim), dan barangkali ada seorang istri yang mengabarkan apa yang diperbuatnya bersama suaminya?” Maka mereka semua diam tidak ada yang menjawab. Aku (Asma) pun menjawab: “Demi Allah! Wahai Rasulullah, sesungguhnya mereka (para istri) benar-benar melakukannya, demikian pula mereka (para suami).” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jangan lagi kalian lakukan, karena yang demikian itu seperti syaithan jantan yang bertemu dengan syaitan betina di jalan, kemudian digaulinya sementara manusia menontonnya.” (HR. Ahmad 6/456, Asy-Syaikh Al Albani rahimahullah dalam Adabuz Zafaf (hal. 63) menyatakan ada syawahid (pendukung) yang menjadikan hadits ini shahih atau paling sedikit hasan)
4. Selalu berpenampilan yang bagus dan menarik di hadapan suaminya sehingga bila suaminya memandang akan menyenangkannya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya”. (HR. Abu Dawud no. 1417. Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah berkata dalam Al-Jami’ush Shahih 3/57: “Hadits ini shahih di atas syarat Muslim.”
5. Ketika suaminya sedang berada di rumah (tidak bepergian/ safar), ia tidak menyibukkan dirinya dengan melakukan ibadah sunnah yang dapat menghalangi suaminya untuk istimta’ (bernikmat-nikmat) dengannya seperti puasa, terkecuali bila suaminya mengizinkan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak halal bagi seorang istri berpuasa (sunnah) sementara suaminya ada (tidak sedang bepergian) kecuali dengan izinnya”. (HR. Al-Bukhari no. 5195 dan Muslim no. 1026)
6. Pandai mensyukuri pemberian dan kebaikan suami, tidak melupakan kebaikannya, karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda: “Diperlihatkan neraka kepadaku, ternyata aku dapati kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita yang kufur.” Ada yang bertanya kepada beliau: “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Beliau menjawab: “Mereka mengkufuri suami dan mengkufuri (tidak mensyukuri) kebaikannya. Seandainya salah seorang dari kalian berbuat baik kepada seorang di antara mereka (istri) setahun penuh, kemudian dia melihat darimu sesuatu (yang tidak berkenan baginya) niscaya dia berkata: “Aku tidak pernah melihat darimu kebaikan sama sekali.” (HR. Al-Bukhari no. 29 dan Muslim no. 907)
7. Bersegera memenuhi ajakan suami untuk memenuhi hasratnya, tidak menolaknya tanpa alasan yang syar’i, dan tidak menjauhi tempat tidur suaminya, karena ia tahu dan takut terhadap berita Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang suami memanggil istrinya ke tempat tidurnya lalu si istri menolak (enggan) melainkan yang di langit murka terhadapnya hingga sang suami ridha padanya.” (HR. Muslim no.1436).
Dalam catatan saya, tentu tidak ada manusia yang sempurna, dan juga tidak ada istri yang sempurna, pasti ada kelemahan dan keburukanya, hendaklah kita sebagai suami untuk menilai istri secara subyektif dengan tetap mencintai dan menyayanginya. Lihatlah kebaikan dan kelebihannya jangan lihat kelemahan dan kekurangannya, semoga bermanfaat.
Dunia adalah perhiasan (kesenangan) dan sebaik-baik perhiasan (kesenangan) dunia adalah wanita (istri) shalihah.” (HR.Muslim dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash)
Ciri-ciri Istri Soleha
Istri soleha adalah dambaan bagi kaum adam, karena masih dalam persepsi suami-suami bahwa istri soleha istri yang bisa membawa kebahagian bagi keluarganya dan mampu medidik anak-anaknya serta menjaga kemulian dan kehormatan. Meskipun masih kebanyakan laki-laki lebih memperhatikan penampilan dzahir seorang wanita, sementara unsur akhlak dari wanita tersebut kurang diperhatikan. Padahal akhlak dari pasangan hidupnya itulah yang akan banyak berpengaruh terhadap kebahagiaan rumah tangganya.
Sifat istri shalihah lainnya bisa kita rinci berikut ini berdasarkan dalil-dalil yang disebutkan setelahnya:
1. Penuh kasih sayang, selalu kembali kepada suaminya dan mencari maafnya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: “Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha.” (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257. Silsilah Al-Ahadits Ash Shahihah, Asy- Syaikh Al Albani rahimahullah, no. 287)
2. Melayani suaminya (berkhidmat kepada suami) seperti menyiapkan makan minumnya, tempat tidur, pakaian, dan yang semacamnya.
3. Menjaga rahasia-rahasia suami, lebih-lebih yang berkenaan dengan hubungan intim antara dia dan suaminya. Asma’ bintu Yazid radhiallahu ‘anha menceritakan dia pernah berada di sisi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika itu kaum lelaki dan wanita sedang duduk. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya: “Barangkali ada seorang suami yang menceritakan apa yang diperbuatnya dengan istrinya (saat berhubungan intim), dan barangkali ada seorang istri yang mengabarkan apa yang diperbuatnya bersama suaminya?” Maka mereka semua diam tidak ada yang menjawab. Aku (Asma) pun menjawab: “Demi Allah! Wahai Rasulullah, sesungguhnya mereka (para istri) benar-benar melakukannya, demikian pula mereka (para suami).” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jangan lagi kalian lakukan, karena yang demikian itu seperti syaithan jantan yang bertemu dengan syaitan betina di jalan, kemudian digaulinya sementara manusia menontonnya.” (HR. Ahmad 6/456, Asy-Syaikh Al Albani rahimahullah dalam Adabuz Zafaf (hal. 63) menyatakan ada syawahid (pendukung) yang menjadikan hadits ini shahih atau paling sedikit hasan)
4. Selalu berpenampilan yang bagus dan menarik di hadapan suaminya sehingga bila suaminya memandang akan menyenangkannya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya”. (HR. Abu Dawud no. 1417. Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah berkata dalam Al-Jami’ush Shahih 3/57: “Hadits ini shahih di atas syarat Muslim.”
5. Ketika suaminya sedang berada di rumah (tidak bepergian/ safar), ia tidak menyibukkan dirinya dengan melakukan ibadah sunnah yang dapat menghalangi suaminya untuk istimta’ (bernikmat-nikmat) dengannya seperti puasa, terkecuali bila suaminya mengizinkan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak halal bagi seorang istri berpuasa (sunnah) sementara suaminya ada (tidak sedang bepergian) kecuali dengan izinnya”. (HR. Al-Bukhari no. 5195 dan Muslim no. 1026)
6. Pandai mensyukuri pemberian dan kebaikan suami, tidak melupakan kebaikannya, karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda: “Diperlihatkan neraka kepadaku, ternyata aku dapati kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita yang kufur.” Ada yang bertanya kepada beliau: “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Beliau menjawab: “Mereka mengkufuri suami dan mengkufuri (tidak mensyukuri) kebaikannya. Seandainya salah seorang dari kalian berbuat baik kepada seorang di antara mereka (istri) setahun penuh, kemudian dia melihat darimu sesuatu (yang tidak berkenan baginya) niscaya dia berkata: “Aku tidak pernah melihat darimu kebaikan sama sekali.” (HR. Al-Bukhari no. 29 dan Muslim no. 907)
7. Bersegera memenuhi ajakan suami untuk memenuhi hasratnya, tidak menolaknya tanpa alasan yang syar’i, dan tidak menjauhi tempat tidur suaminya, karena ia tahu dan takut terhadap berita Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang suami memanggil istrinya ke tempat tidurnya lalu si istri menolak (enggan) melainkan yang di langit murka terhadapnya hingga sang suami ridha padanya.” (HR. Muslim no.1436).
Dalam catatan saya, tentu tidak ada manusia yang sempurna, dan juga tidak ada istri yang sempurna, pasti ada kelemahan dan keburukanya, hendaklah kita sebagai suami untuk menilai istri secara subyektif dengan tetap mencintai dan menyayanginya. Lihatlah kebaikan dan kelebihannya jangan lihat kelemahan dan kekurangannya, semoga bermanfaat.
Jumat, 25 Mei 2012
ANAKKU
Anakku…
Ini surat dari ibu yang tersayat hatinya. Linangan air mata bertetesan deras menyertai tersusunnya tulisan ini. Aku lihat engkau lelaki yang gagah lagi matang. Sejak dokter mengabari tentang kehamilan, aku berbahagia. Ibu-ibu sangat memahami makna ini dengan baik.... Awal kegembiraan dan sekaligus perubahan psikis dan fisik. Sembilan bulan aku mengandungmu. Seluruh aktivitas aku jalani dengan susah payah karena kandunganku. Meski begitu, tidak mengurangi kebahagiaanku. Kesengsaraan yang tiada hentinya, bahkan kematian kulihat didepan mataku saat aku melahirkanmu. Jeritan tangismu meneteskan air mata kegembiraan kami.
Berikutnya, aku layaknya pelayan yang tidak pernah istirahat. Kepenatanku demi kesehatanmu. Kegelisahanku demi kebaikanmu. Harapanku hanya ingin melihat senyum sehatmu dan permintaanmu kepada Ibu untuk membuatkan sesuatu.
Masa remaja pun engkau masuki. Kejantananmu semakin terlihat, Aku pun berikhtiar untuk mencarikan gadis yang akan mendampingi hidupmu. Kemudian tibalah saat engkau menikah. Hatiku sedih atas kepergianmu, namun aku tetap bahagia lantaran engkau menempuh hidup baru.
Seiring perjalanan waktu, aku merasa engkau bukan anakku yang dulu. Hak diriku telah terlupakan. Sudah sekian lama aku tidak bersua, meski melalui telepon. Ibu tidak menuntut macam-macam. Sebulan sekali, jadikanlah ibumu ini sebagai persinggahan, meski hanya beberapa menit saja untuk melihat anakku.
Ibu sekarang sudah sangat lemah. Punggung sudah membungkuk, gemetar sering melecut tubuh dan berbagai penyakit tak bosan-bosan singgah kepadaku. Ibu semakin susah melakukan gerakan.
Anakku…
Seandainya ada yang berbuat baik kepadamu, niscaya ibu akan berterima kasih kepadanya. Sementara Ibu telah sekian lama berbuat baik kepada dirimu. Manakah balasan dan terima kasihmu pada Ibu ? Apakah engkau sudah kehabisan rasa kasihmu pada Ibu ? Ibu bertanya-tanya, dosa apa yang menyebabkan dirimu enggan melihat dan mengunjungi Ibu ? Baiklah, anggap Ibu sebagai pembantu, mana upah Ibu selama ini ?
Anakku...
Ibu hanya ingin melihatmu saja. Lain tidak. Kapan hatimu memelas dan luluh untuk wanita tua yang sudah lemah ini dan dirundung kerinduan, sekaligus duka dan kesedihan ? Ibu tidak tega untuk mengadukan kondisi ini kepada Dzat yang di atas sana. Ibu juga tidak akan menularkan kepedihan ini kepada orang lain. Sebab, ini akan menyeretmu kepada kedurhakaan. Musibah dan hukuman pun akan menimpamu di dunia ini sebelum di akhirat. Ibu tidak akan sampai hati melakukannya,
Anakku…
Walaupun bagaimanapun engkau masih buah hatiku, bunga kehidupan dan cahaya diriku…
Anakku…
Perjalanan tahun akan menumbuhkan uban di kepalamu. Dan balasan berasal dari jenis amalan yang dikerjakan. Nantinya, engkau akan menulis surat kepada keturunanmu dengan linangan air mata seperti yang Ibu alami. Di sisi Allah, kelak akan berhimpun sekian banyak orang-orang yang menggugat.
Anakku..
Takutlah engkau kepada Allah karena kedurhakaanmu kepada Ibu. Sekalah air mataku, ringankanlah beban kesedihanku. Terserahlah kepadamu jika engkau ingin merobek-robek surat ini. Ketahuilah, "Barangsiapa beramal shalih maka itu buat dirinya sendiri. Dan orang yang berbuat jelek, maka itu (juga) menjadi tanggungannya sendiri".
Anakku…
Ingatlah saat engkau berada di perut ibu. Ingat pula saat persalinan yang sangat menegangkan. Ibu merasa dalam kondisi hidup atau mati. Darah persalinan, itulah nyawa Ibu. Ingatlah saat engkau menyusui. Ingatlah belaian sayag dan kelelahan Ibu saat engkau sakit. Ingatlah ….. Ingatlah…. Karena itu, Allah menegaskan dengan wasiat : "Wahai, Rabbku, sayangilah mereka berdua seperti mereka menyayangiku waktu aku kecil".
Anakku…
Allah berfirman: "Dan dalam kisah-kisah mereka terdapat pelajaran bagi orang-orang berakal" [Yusuf : 111] I LOVE YOU MOM.........
Ini surat dari ibu yang tersayat hatinya. Linangan air mata bertetesan deras menyertai tersusunnya tulisan ini. Aku lihat engkau lelaki yang gagah lagi matang. Sejak dokter mengabari tentang kehamilan, aku berbahagia. Ibu-ibu sangat memahami makna ini dengan baik.... Awal kegembiraan dan sekaligus perubahan psikis dan fisik. Sembilan bulan aku mengandungmu. Seluruh aktivitas aku jalani dengan susah payah karena kandunganku. Meski begitu, tidak mengurangi kebahagiaanku. Kesengsaraan yang tiada hentinya, bahkan kematian kulihat didepan mataku saat aku melahirkanmu. Jeritan tangismu meneteskan air mata kegembiraan kami.
Berikutnya, aku layaknya pelayan yang tidak pernah istirahat. Kepenatanku demi kesehatanmu. Kegelisahanku demi kebaikanmu. Harapanku hanya ingin melihat senyum sehatmu dan permintaanmu kepada Ibu untuk membuatkan sesuatu.
Masa remaja pun engkau masuki. Kejantananmu semakin terlihat, Aku pun berikhtiar untuk mencarikan gadis yang akan mendampingi hidupmu. Kemudian tibalah saat engkau menikah. Hatiku sedih atas kepergianmu, namun aku tetap bahagia lantaran engkau menempuh hidup baru.
Seiring perjalanan waktu, aku merasa engkau bukan anakku yang dulu. Hak diriku telah terlupakan. Sudah sekian lama aku tidak bersua, meski melalui telepon. Ibu tidak menuntut macam-macam. Sebulan sekali, jadikanlah ibumu ini sebagai persinggahan, meski hanya beberapa menit saja untuk melihat anakku.
Ibu sekarang sudah sangat lemah. Punggung sudah membungkuk, gemetar sering melecut tubuh dan berbagai penyakit tak bosan-bosan singgah kepadaku. Ibu semakin susah melakukan gerakan.
Anakku…
Seandainya ada yang berbuat baik kepadamu, niscaya ibu akan berterima kasih kepadanya. Sementara Ibu telah sekian lama berbuat baik kepada dirimu. Manakah balasan dan terima kasihmu pada Ibu ? Apakah engkau sudah kehabisan rasa kasihmu pada Ibu ? Ibu bertanya-tanya, dosa apa yang menyebabkan dirimu enggan melihat dan mengunjungi Ibu ? Baiklah, anggap Ibu sebagai pembantu, mana upah Ibu selama ini ?
Anakku...
Ibu hanya ingin melihatmu saja. Lain tidak. Kapan hatimu memelas dan luluh untuk wanita tua yang sudah lemah ini dan dirundung kerinduan, sekaligus duka dan kesedihan ? Ibu tidak tega untuk mengadukan kondisi ini kepada Dzat yang di atas sana. Ibu juga tidak akan menularkan kepedihan ini kepada orang lain. Sebab, ini akan menyeretmu kepada kedurhakaan. Musibah dan hukuman pun akan menimpamu di dunia ini sebelum di akhirat. Ibu tidak akan sampai hati melakukannya,
Anakku…
Walaupun bagaimanapun engkau masih buah hatiku, bunga kehidupan dan cahaya diriku…
Anakku…
Perjalanan tahun akan menumbuhkan uban di kepalamu. Dan balasan berasal dari jenis amalan yang dikerjakan. Nantinya, engkau akan menulis surat kepada keturunanmu dengan linangan air mata seperti yang Ibu alami. Di sisi Allah, kelak akan berhimpun sekian banyak orang-orang yang menggugat.
Anakku..
Takutlah engkau kepada Allah karena kedurhakaanmu kepada Ibu. Sekalah air mataku, ringankanlah beban kesedihanku. Terserahlah kepadamu jika engkau ingin merobek-robek surat ini. Ketahuilah, "Barangsiapa beramal shalih maka itu buat dirinya sendiri. Dan orang yang berbuat jelek, maka itu (juga) menjadi tanggungannya sendiri".
Anakku…
Ingatlah saat engkau berada di perut ibu. Ingat pula saat persalinan yang sangat menegangkan. Ibu merasa dalam kondisi hidup atau mati. Darah persalinan, itulah nyawa Ibu. Ingatlah saat engkau menyusui. Ingatlah belaian sayag dan kelelahan Ibu saat engkau sakit. Ingatlah ….. Ingatlah…. Karena itu, Allah menegaskan dengan wasiat : "Wahai, Rabbku, sayangilah mereka berdua seperti mereka menyayangiku waktu aku kecil".
Anakku…
Allah berfirman: "Dan dalam kisah-kisah mereka terdapat pelajaran bagi orang-orang berakal" [Yusuf : 111] I LOVE YOU MOM.........
Sabtu, 19 Mei 2012
Aku ingin menjadi bidadari hatimu
~**~ Aku ingin menjadi bidadari hatimu ~**~
"
sebaik-baiknya wanita ialah yang Tidak memandang dan tidak dipandang oleh laki-laki" "
Aku tidak ingin dipandang cantik oleh laki2"biarlah aku hanya cantik dimatamu
"Apa gunanya aku menjadi perhatian banyak lelaki andai murka Allah ada disitu
"Apa gunanya aku menjadi idaman banyak lelaki, sedangkan aku hanya bisa menjadi milikmu seorang
"Aku tidak merasa bangga menjadi rebutan lelaki, bahkan aku merasa terhina diperlakukan seperti itu, seolah olah aku ini barang yang bisa dimiliki sesuka hati
"Aku juga tidak mau menjadi penyebab kejatuhan seorang lelaki yang dikecewakan lantaran terlalu mengharapkan sesuatu yang tidak dapat kuberikan
"bagaimana akan ku jawab dihadapan Allah kelak andai ditanya? Adakah itu sumbanganku kepada manusia selama hidup dimuka bumi?
"kalau aku tidak ingin kau memandang perempuan lain, aku dululah yang perlu menundukan pandanganku Aku harus memperbaiki dan menghias pribadiku karena itulah yang dituntut oleh Allah SWT Dan agar kau bangga memiliki ku disampingmu ^____^
referensi
sebaik-baiknya wanita ialah yang Tidak memandang dan tidak dipandang oleh laki-laki" "
Aku tidak ingin dipandang cantik oleh laki2"biarlah aku hanya cantik dimatamu
"Apa gunanya aku menjadi perhatian banyak lelaki andai murka Allah ada disitu
"Apa gunanya aku menjadi idaman banyak lelaki, sedangkan aku hanya bisa menjadi milikmu seorang
"Aku tidak merasa bangga menjadi rebutan lelaki, bahkan aku merasa terhina diperlakukan seperti itu, seolah olah aku ini barang yang bisa dimiliki sesuka hati
"Aku juga tidak mau menjadi penyebab kejatuhan seorang lelaki yang dikecewakan lantaran terlalu mengharapkan sesuatu yang tidak dapat kuberikan
"bagaimana akan ku jawab dihadapan Allah kelak andai ditanya? Adakah itu sumbanganku kepada manusia selama hidup dimuka bumi?
"kalau aku tidak ingin kau memandang perempuan lain, aku dululah yang perlu menundukan pandanganku Aku harus memperbaiki dan menghias pribadiku karena itulah yang dituntut oleh Allah SWT Dan agar kau bangga memiliki ku disampingmu ^____^
referensi
Jumat, 18 Mei 2012
Jangan Biarkan Aku Mati Tanpa CintaMu
Jangan Biarkan Aku Mati Tanpa CintaMu
Ada gambar di dinding kalbuku
Sebuah nama yang terukir kuat di dinding kepastianku
Tiada yang lain selain hanya gambar diriMu
Ada tentram dibalik dinding hatiku
Saat namaMu kusebut berulang-ulang
dalam gelapnya malam dan gulitanya siang
Ya Rabbi, jangan biarkan cintaku berpaling dari cintaMu,
tenggelamkanlah nyawaku dalam lautan rinduMu
hanya karena Engkaulah bahagiaku
meliputi segala darah yang mengalir di tubuhku
Sejuta peri Kau turunkan untuku, sudah
dengan seribu macam paket karunia dan berkahMu,
Namun bukan itu harapku ya Rabbi.
Aku hanya butuh sambutan hangat dalam rumahMu
karena senyumMu adalah segalanya bagiku.
Aku selalu merindukan wajah cantikMu
Aku mencintaiMu melebihi cintaku pada diri dan hidupku
matiku karena cintaMu adalah kebahagiaan untukku
Ada gambar di dinding kalbuku
Sebuah nama yang terukir kuat di dinding kepastianku
Tiada yang lain selain hanya gambar diriMu
Ada tentram dibalik dinding hatiku
Saat namaMu kusebut berulang-ulang
dalam gelapnya malam dan gulitanya siang
Ya Rabbi, jangan biarkan cintaku berpaling dari cintaMu,
tenggelamkanlah nyawaku dalam lautan rinduMu
hanya karena Engkaulah bahagiaku
meliputi segala darah yang mengalir di tubuhku
Sejuta peri Kau turunkan untuku, sudah
dengan seribu macam paket karunia dan berkahMu,
Namun bukan itu harapku ya Rabbi.
Aku hanya butuh sambutan hangat dalam rumahMu
karena senyumMu adalah segalanya bagiku.
Aku selalu merindukan wajah cantikMu
Aku mencintaiMu melebihi cintaku pada diri dan hidupku
matiku karena cintaMu adalah kebahagiaan untukku
bagaimana untuk menggapai gelar wanita shalehah?
Bagaimana untuk menggapai gelar wanita shalehah?
1 , Berpegang teguh pada nilai keimanan , ketaqwa'an kepada ALLAH dan meneladani Rosul-Nya
2 . Ia patut dan ta'at serta hormat kepada ke dua orang tuanya
3 . Ia lebih mementingkan menuntut Ilmu dari pada sekedar sibuk memikirkan cinta yang belum waktunya
4 . Ia selalu merendahkan suaranya ketika berbicara dengan orang lain
5 . Ia senantiasa menjaga kesopanannya dalam bertutur kata dan lebih banyak diam jika tidak bermanfa'at
6 . Ia senantiasa memuliakan akhlaknya dalam bergaul dengan siapa pun di mana pun
7 . Ia selalu menutup Aurat nya
8 . Ia senantiasa menundukan pandangan nya kepada laki-laki yang bukan muhrim nya
9 . Ia tidak berlebihan dalam merias wajah nya
10 . Ia senantiasa menyayangi sesama dan mengendapkan rasa ukhwah antar saudara beriman
11 . Ia senantiasa hormat kepada yang lebih tua serta menghargai yang lebih muda
12 .Ia pandai menjaga pergaulanya dalam sehari hari
13 . Ia lebih banyak menghabiskan waktu di rumah di bandingkan berada di luaran untuk hal hal yang tidak bermanfa'at
1 , Berpegang teguh pada nilai keimanan , ketaqwa'an kepada ALLAH dan meneladani Rosul-Nya
2 . Ia patut dan ta'at serta hormat kepada ke dua orang tuanya
3 . Ia lebih mementingkan menuntut Ilmu dari pada sekedar sibuk memikirkan cinta yang belum waktunya
4 . Ia selalu merendahkan suaranya ketika berbicara dengan orang lain
5 . Ia senantiasa menjaga kesopanannya dalam bertutur kata dan lebih banyak diam jika tidak bermanfa'at
6 . Ia senantiasa memuliakan akhlaknya dalam bergaul dengan siapa pun di mana pun
7 . Ia selalu menutup Aurat nya
8 . Ia senantiasa menundukan pandangan nya kepada laki-laki yang bukan muhrim nya
9 . Ia tidak berlebihan dalam merias wajah nya
10 . Ia senantiasa menyayangi sesama dan mengendapkan rasa ukhwah antar saudara beriman
11 . Ia senantiasa hormat kepada yang lebih tua serta menghargai yang lebih muda
12 .Ia pandai menjaga pergaulanya dalam sehari hari
13 . Ia lebih banyak menghabiskan waktu di rumah di bandingkan berada di luaran untuk hal hal yang tidak bermanfa'at
Selasa, 27 Maret 2012
W A N I T A
W A N I T A
Akalmu setipis bilahan rambut
Tebalkanlah ia dengan limpahan ilmu
Jua hatimu bak kaca yang rapuh
Kuatkanlah ia dengan iman yang teguh
Tercipta engkau dari rusuk lelaki
Bukan dari kaki untuk dialasi.....,
Bukan dari kepala untuk dijunjung
Tapi dekat di bahu untuk dilindung
Dekat jua di hati untuk dikasihi...,
Engkaulah wanita hiasan duniawi
Mana mungkin lahirnya bayangan yang lurus elok
Jika datangnya dari kayu yang bengkok
Begitulah peribadi yang dibentuk.......,
Engkaulah "wanita istimewa"
Didiklah wanita dengan keimanan
Bukannya harta ataupun pujian...
Kelak tidak derita mengharap pada yang binasa
Engkaulah "wanita istimewa"
Sadarilah insan istimewa...
Bahwa kelembutan bukan kelemahan
Bukan jua penghinaan dari Tuhan
Bahkan sebagai hiasan kecantikan...
Akalmu setipis bilahan rambut
Tebalkanlah ia dengan limpahan ilmu
Jua hatimu bak kaca yang rapuh
Kuatkanlah ia dengan iman yang teguh
Tercipta engkau dari rusuk lelaki
Bukan dari kaki untuk dialasi.....,
Bukan dari kepala untuk dijunjung
Tapi dekat di bahu untuk dilindung
Dekat jua di hati untuk dikasihi...,
Engkaulah wanita hiasan duniawi
Mana mungkin lahirnya bayangan yang lurus elok
Jika datangnya dari kayu yang bengkok
Begitulah peribadi yang dibentuk.......,
Engkaulah "wanita istimewa"
Didiklah wanita dengan keimanan
Bukannya harta ataupun pujian...
Kelak tidak derita mengharap pada yang binasa
Engkaulah "wanita istimewa"
Sadarilah insan istimewa...
Bahwa kelembutan bukan kelemahan
Bukan jua penghinaan dari Tuhan
Bahkan sebagai hiasan kecantikan...
Langganan:
Komentar (Atom)