Rabu, 30 April 2008

PUPUS

Dipuncak kebosanan ku berdiri
Meneriaki sepi bergaung sunyi
Menoleh ke kiri jurang keterasingan
Gamang terasa seolah ku terjatuh

Di tiang-tiang miring kuberpegang
Menahan tubuhku yang lelah
Dan jiwa yang semakin letih
Berpijak ku pada pondasi rapuh
Runtuhlah segala yang kujunjung

Di kabut malam ku mencari cahaya
Secercahpun tak kudapatkan
Terpaksa ku tunggu matahari
Meski sinarnya menyilaukan

Di penghujung harapan ku berjalan
Mencari jejak-jejak mimpi yang menghilang
Menatap ke depan terhalang debu jalanan
Air mata pun mengurai perih


Referensi
1. Dian



Rabu, 16 April 2008

Ingin semuanya

Ingin semuanya

Di sudut petak aku terluka
Terluka sampai habis penantian.
kini ku mekar setelah sempat layu...

Di tengah lingkaran aku tersudut
menghampa,mematahkan ranting
mencabut dedaunan,
memecahkan jendela
Tak ada yang terpana,
Aku tertunggangi,tumpah menceracau
Seperti kesurupan di tengah sawah

Ingin ku merasuki duniaku
Menjejak setiap tempat,tanahnya,lautnya...
Memuntahi semua darat,laut,langit
Menghempas-hempas dalam hening
Menjangkiti abadiku

Tapi aku terjatuh
Hingga kini aku berada di seberang
Terduduk di atas puncak yang tertinggi
Menanti keajaiban yang tak pernah ku harapkan
Mengintipi aliran mata air yang mengelilingiku

Tapi seketika aku menerawang
Menatap sekitar, ku ada di belantara
Tergantung bergelantung di akar pinus
Hanya aku penguasa jengkalnya
Tapi tak tentu arah
padahal ada matahari, tapi mana arah barat?
Padahal ada bintang,lalu mana malam?
Ada hujan yang temani,tapi mana awan mendungnya???!
Berdusta ku di antara dosa-dosa yang tak ku lakukan
Jangan pertemukan aku dengan badai
Ku cukup nyenyak dengan selimut sederhana,
yang tersembunyi di depanku
namun terbalik dari cahayaku,tak terlihat
Mengawang dalam hampa yang warna-warni

Ku mengambil ancang-ancang melompat ke sungai
Saat ku menceburkan diri aku terhasut dinginnya pasir
dan sedia kala terpasung di lautan salju
Berkokok kucingku
Tertidurku di dalam api

Ah..ku mencumbu warna hitam
Merasa jemu dengan putih atau abu-abu
Bersujud menanti hujan dan sinar matahari
Aku ingin terlelap dalam tubuhku
Aku mau berlabuh dalam tidurku


Referensi
1. wilma

Senin, 07 April 2008

Arti Seorang Sahabat...

Kenapa disaat terjatuh kita ingin seseorang memeluk kita atau sekedar menemani kita?Mengapa juga ketika disakiti kita inginkan seseorang untuk tempat kita mengadu?

Mungkin kita akan menjadi sakit kembali ketika melihat atau mendengar seseorang yang kebetulan mirip dan dekat dengan orang yang pernah melukai kita.

Adakalanya dengan ketakutan dan kebingungan kita memutuskan tidak akan pernah percaya dan mencintai siapapun lagi. Kitapun merasakan senang jika ada seseorang yang selalu disisi kita saat sedih maupun saat senang.

Seseorang yang selalu membantu kita tanpa mengharap apapun selain senyuman kita.Yang mengerti, yang memahami dan menerima kita apa adanya.

Beberapa dari kita menyebutnya sahabat perjalanan hidup Sebagian lebih sederhana mengatakan teman seperjuangan Bagi yang romantis menyatakan kekasih hatiTeruntuk yang telah menikah mengakui bahwa Tuhan menciptakannya agar kita tidak merasa kesepian Sejauh mana beda dari semua itu?

Kenapa bersahabat?Benarkah hidup terlalu keras untuk dijalani seorang diri?Atau karena kita ingin menumpahkan rasa sayang dan cinta yang ada dalam hati?Mungkinkah karena kita memiliki sesuatu yang sejalan hingga kita menyamakan orang lain dengan apa yang kita rasakan?

Sungguh! Betapa sulit mencari sahabat diwaktu kita tengah kesusahan Dan benarlah betapa mudah mengajak seseorang untuk bergabung dalam kegembiraan kita

Memang....kita semua begitu tidak menyukai penderitaan, meski kita tahu tidaklah mungkin bisa lepas darinya Meski kita semua tahu hidup hanyalah ritme bergantian antara kesedihan dan kesenangan

Walau kita sadar kebahagiaan hanya milik orang-orang yang pernah menderita dahulu Dan tiap orang pastilah punya arti sendiri dalam memaknai penderitaan dan kebahagiaan

Siapa yang kau anggap sahabat? Apakah seseorang yang tiada pernah menyakitimu? Mungkinkah seseorang yang tidak akan pernah meninggalkanmu? Betulkah seseorang yang kamu memutuskan untuk mempercayainya? Atau seseorang yang tidak pernah mengatakan
kebaikannya padamu?

Seumpama kita bisa mendengar hati orang lain dan memang benar mau mendengar?Tak pernah ada yang mempunyai cita-cita untuk jadi orang jahat dan hidup tidak berbahagia Seandainya kita bisa melihat dan memang benar mau melihat?

Ketika seseorang tengah tertidur pulas Kita akan bisa untuk lebih berfikir beberapa kali sebelum berani sekedar berprangsangka keji apalagi untuk menyakitinya..Tetapi kenapa itu terkadang terpaksa harus?

Disaat kita tiba-tiba merasa peduli dengan seseorang, kita seolah bisa merasakan apa yang sedang menjadi bebannya dan kita ingin meringankannya Namun terkadang kita sangat acuh kepada seseorang yang benar-benar membutuhkan kita

Apa yang kita cari? Untuk siapa dan untuk apa kita di ciptakan di dunia ini?Apa beda kita dengan orang lain?

Sedalam kelemahan kita harusnya kita lebih sering berkata "maaf" dibanding "aku' jika kita memang manganggapnya sahabat Setinggi keinginan kita harusnya kita lebih berbahagia berkata "aku tidak mau merepotkanmu"dibanding "mengertilah diriku" jika kita telahmengerti bahwa dia sahabat kita

Membayangkan kita berbahagia sendiri sedang sahabat-sahabat kita kesusahan haruskah kita makan dan tidur dengan tenang?Mungkin lebih baik semua sahabat telah berbahagia dan kita turut berbahagia meski itu harus berbohong demi perasaan itu Karena surga masih terlalu luas untuk semua ini,kenapa tidak berbagi?

Bertahanlah, karena sahabatmu adalah semua yang pernah hadir dalam hatimu Berterima kasihlah, sahabatmu adalah semua yang telah membentukmu hingga kamu menjadi seperti sekarang ini Bersiaplah, karena kamu akan masih kehilangan banyak sahabat untuk menemukan sahabat-sahabat baru sepanjang perjalannan hidupmu...

Dan berdo'alah semoga semua sahabat bisa berkumpul bersama di surga nanti......Aamiin

Rabu, 02 April 2008

HIDAYAH ISLAMIYAH

Sinarnya menyebar sampai seluruh alam
Cahayanya cerah dan tak akan pernah padam
Ia masuk ke hati manusia serta memberi ketenangan

Siapakah yang menolak akan kebenaran Agama Illaahi.
Semua manusia mengakui akan kebenarannya
Hanya orang-orang terpilih yang mendapatkannya

Tetapi aku menangis mengapa Agama yang indah ini
Terkesan sebagai raja kejahatan.....juga sebagai militan
Aku menangis.... Islam di sangka Agama teroris...

Cahaya Islam tak akan pernah hilang....
Ia tetap suci.........
Dan tak ada yang dapat mengotori.......

Belakangan ini banyak warga non muslim yang memutuskan masuk Islam.

Salahseorang diantaranya adalah Erwin (bukan nama sebenarnya).

Erwin pun giat belajar agama Islam dari para kyai dan ustadz.

Banyak ajaran Islam yang dia pelajari, salah satunya tentang kewajiban menjawab salam dari sesama muslim. Perintah untuk menjawab salam ini ia hayati betul sebagai salah keagungan ajaran Islam yang menekankan hablum minannaas selain hablum minaLlah.

Suatu ketika, si Erwin untuk pertama kalinya menunaikan shalat secara berjamaah.

Ia sangat khusyuk mengikuti gerakan-gerakan shalat dari sang Imam.

Setelah tahiyat pada rakaat terakhir, sang Imam pun mengakhiri shalatnya dengan membaca salam, "Assalamualaikum WarahmatuLlahi Wabarakatuh".

Dengan spontan si Erwin pun menjawab salam sang Iman, "Wa'alaikumussalam WarahmatuLlahi Wabarakatuh".