SEMUA INDAH PADA WAKTUNYA
Seorang anak berkeluh kesah
pada Ibu bahwa segala
sesuatunya tak berjalan
seperti yang ia harapkan.
Ia mengeluh bagaimana ia
mendapat nilai jelek di
sekolah, kisah cinta yang
putus ditengah jalan dan
betapa sedihnya ia saat
sahabat terbaiknya pindah ke luar kota.
Ibu yang sedang membuat
adonan kue, dengan
tersenyum menawarkan
apakah ia mau mencicipinya.
Dengan senang hati sang anak
berkata, “Tentu, aku selalu
suka kue buatan Ibu.”
Namun ibu berkata, “Bukan
kuenya, coba cicipi mentega
ini.”
Ibu menyodorkan sendok
yang penuh mentega.
“Ibu, rasanya hambar, tidak
enak,” kata si anak sambil
mengernyitkan dahi.
Sang Ibu terus menawarkan,
“Kau ingin mencicipi rasanya
telur mentah?”
Sedikit kesal, si anak berkata,
“Ibu, jangan bercanda ” Tapi Ibu masih menawarkan,
“Bagaimana kalau kau coba
tepung terigu dan baking soda
ini?”
Anaknya pun semakin
heran dan hampir beranjak
pergi.
Kemudian Ibu berkata dengan
lembut, “Sayang, semua ini
memang tidak enak jika
dirasakan satu persatu. Tapi
bila dicampur jadi satu melalui
satu proses yang benar, benda- benda ini akan menjadi kue
yang enak, enak sekali.”
Seperti inilah cara Allah
bekerja. Ketika Allah
membiarkan kita melalui masa
sulit dan tak menyenangkan,
sesungguhnya Dia sedang
mengajarkan kita banyak hal, .. sesuai dengan
rancanganNya,
Berbagai hal tak mengenakkan
ini diperlukan dalam sebuah
proses pembelajaran hidup,
dan penemuan hakikat
seorang hamba. Bersabar dan bersyukur ...
niscaya segala sesuatu akan
indah pada waktunya ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar