Rabu, 07 Mei 2008

DAN INI CINTA TUHAN

Dan ini cinta Tuhan, sungguh cinta Tuhan

Takkan berkurang jika kita bagi-bagi

Malah akan bersemi, terus bersemi

Mengakar dalam menembus setiap hati

Cinta selalu menyemai damai

Cinta selalu mengulum senyum

Cinta membawa payung keteduhan

Cinta memberi rengkuhan harapan

Cinta ini bukan milik kita

Hanya milik Tuhan, hanya milik Tuhan

Beribu tafsir, takkan bermakna

Jika hatimu tak juga menyemainya

Bagi kepahitan yang mekar di pabrik-pabrik,

Terminal-terminal, rumah-rumah kardus,

Helaan nafas tukang becak, kuli bangunan,

Pengamen jalanan, pelacur, gelandangan,

Dan korban kerakusan

Cinta ini milik Tuhan, hanya milik Tuhan

Taburlah di ladang-ladang persahabatan

Dan setiap hati akan mewangi

Dipenuhi kuntum-kuntum melati

Cinta ini milik Tuhan, selalu milik Tuhan

kan mekar sepanjang musim, sepanjang napas

mengalir di muara-muara harapan

bagi bayi-bayi yang terbuang

juga kemanusiaan yang tertikam

Ranumkan cintamu dalam peraman kesetiaan

yang didewasakan oleh badai dan gelombang

tak perlu patah tiang, di pantai Dia menanti

dengan membawa gerimis awal musim

menghapus kedahagaan sepanjang kemarau

menyemai padang hijau bagi belalang dan kupu-kupu

simponi kalbu melagu di antara desah dan tatapan

cinta ini memastikan kehadiranmu!


referensi

1.karya Lindung Ratwiawan

Senin, 05 Mei 2008

Wahai sang suami ....

Apakah membebanimu wahai hamba Allah, untuk tersenyum di hadapan istrimu dikala anda masuk ketemu istri tercinta, agar anda meraih pahala dari Allah?!!

Apakah membebanimu untuk berwajah yang berseri-seri tatkala anda melihat anak dan istrimu?!!

Apakah menyulitkanmu wahai hamba Allah, untuk merangkul istrimu, mengecup pipinya serta bercumbu disaat anda menghampiri dirinya?!!

Apakah memberatkanmu untuk mengangkat sesuap nasi dan meletakkannya di mulut sang istri, agar anda mendapat pahala?!!

Apakah termasuk susuh, kalau anda masuk rumah sambil mengucapkan salam dengan lengkap : "Assalamu`alaikum Warahmatullah Wabarakatuh" agar anda meraih 30 kebaikan?!!

Apa yang membebanimu, jika anda menuturkan untaian kata-kata yang baik yang disenangi kekasihmu, walaupun agak terpaksa, dan mengandung bohong yang dibolehkan?!!

Tanyalah keadaan istrimu di saat anda masuk rumah!!

Apakah memberatkanmu, jika anda menuturkan kepada istrimu di saat masuk rumah : "Duhai kekasihku, semenjak Kanda keluar dari sisimu, dari pagi sampai sekarang, serasa bagaikan setahun".

Sesungguhnya, jika anda betul-betul mengharapkan pahala dari Allah walau anda letih dan lelah, anda mendekati sang istri tercinta dan menjimaknya, maka anda mendapatkan pahala dari Allah, karena Rasulullah bersabda :"Dan di air mani seseorang kalian ada sedekah".

Apakah melelahkanmu wahai hamba Allah, jika anda berdoa dan berkata : Ya. Allah perbaikilah istriku dan berkatilah daku pada dirinya.

Ucapan baik adalah sedekah. Wajah yang berseri dan senyum yang manis di hadapan istri adalah sedekah. Mengucapkan salam mengandung beberapa kebaikan. Berjabat tangan mengugurkan dosa-dosa. Berhubungan badan mendapatkan pahala.

Referensi

1. Diambil dari kitab " Fiqh pergaulan suami istri " oleh Syeikh Mushtofa Al Adawi.

Wahai sang Istri ....

Apakah akan membahayakan dirimu, kalau anda menemui suamimu dengan wajah yang berseri,dihiasi senyum yang manis di saat dia masuk rumah.?

Apakah memberatkanmu, apabila anda menghapus debu dari wajahnya, kepala, dan baju serta mengecup pipinya.?!!

Apakah anda akan merasa sulit, jika anda menunggu sejenak di saat dia memasuki rumah, dan tetap berdiri sampai dia duduk.!!!

Mungkin tidak akan menyulitkanmu, jika anda berkata kepada suami : "Alhamdulillah atas Keselamatan Kanda, kami sangat rindu kedatanganmu, selamat datang kekasihku".

Berdandanlah untuk suamimu -harapkanlah pahala dari Allah di waktu anda berdandan itu, karena Allah itu Indah dan mencintai keindahan- pakailah parfum, dan bermake up-lah, serta pakailah busana yang paling indah untuk menyambut suamimu.

Jauhi dan jauhilah bermuka asam dan cemberut.

Janganlah anda mendengar dan menghiraukan perusak dan pengacau yang akan merusak dan mengacaukan keharmonisanmu dengan suami.

Janganlah selalu tampak sedih dan gelisah, akan tetapi berlindunglah kepada Allah dari rasa gelisah, sedih, malas dan lemah.

Janganlah berbicara terhadap laki-laki lain dengan lemah-lambut, sehingga menyebabkan orang yang di hatinya ada penyakit mendekatimu dan mengira hal-hal yang jelek terhadap dirimu.

Selalulah berada dalam keadaan lapang dada, hati tentram, dan ingat kepada Allah setiap saat. Ringankanlah suamimu dari setiap keletihan, kepedihan dan musibah serta kesedihan yang menimpanya. Suruhlah suamimu untuk berbakti kepada ibu bapaknya.

Didiklah anak-anakmu dengan baik. Isilah rumah dengan tasbih, tahlil, tahmid, dan takbir, perbanyaklah membaca Al-Quran terutama surat Al-Baqarah, karena surat itu dapat mengusir syeitan.

Hilangkanlah dari rumahmu foto-foto, alat-alat musik dan alat-alat yang bisa merusak agama.

Bangunkanlah suamimu untuk melaksanakan shalat malam, doronglah dia untuk melakukan puasa sunat, ingatkan dia akan keutamaan bersedekah, dan jangan anda menghalanginya untuk menjalin hubungan siraturrahim dengan karib kerabatnya.

Perbanyaklah beristighfar untuk dirimu, suamimu, serta kedua orang tua dan seluruh kaum muslimin.

Berdoalah kepada Allah, agar dianugerahkan keturunan yang baik, niat yang baik serta kebaikan dunia dan akhirat. Ketahuilah sesungguhnya Rabbmu Maha Mendengar doa dan mencintai orang yang nyinyir dalam meminta. Allah berfirman:"Dan Rabbmu berkata : serulah Aku niscaya Aku penuhi doamu" (Al-Ghafir : 60).

Referensi

1. Diambil dari kitab " Fiqh pergaulan suami istri " oleh Syeikh Mushtofa Al Adawi.


Rabu, 30 April 2008

PUPUS

Dipuncak kebosanan ku berdiri
Meneriaki sepi bergaung sunyi
Menoleh ke kiri jurang keterasingan
Gamang terasa seolah ku terjatuh

Di tiang-tiang miring kuberpegang
Menahan tubuhku yang lelah
Dan jiwa yang semakin letih
Berpijak ku pada pondasi rapuh
Runtuhlah segala yang kujunjung

Di kabut malam ku mencari cahaya
Secercahpun tak kudapatkan
Terpaksa ku tunggu matahari
Meski sinarnya menyilaukan

Di penghujung harapan ku berjalan
Mencari jejak-jejak mimpi yang menghilang
Menatap ke depan terhalang debu jalanan
Air mata pun mengurai perih


Referensi
1. Dian



Rabu, 16 April 2008

Ingin semuanya

Ingin semuanya

Di sudut petak aku terluka
Terluka sampai habis penantian.
kini ku mekar setelah sempat layu...

Di tengah lingkaran aku tersudut
menghampa,mematahkan ranting
mencabut dedaunan,
memecahkan jendela
Tak ada yang terpana,
Aku tertunggangi,tumpah menceracau
Seperti kesurupan di tengah sawah

Ingin ku merasuki duniaku
Menjejak setiap tempat,tanahnya,lautnya...
Memuntahi semua darat,laut,langit
Menghempas-hempas dalam hening
Menjangkiti abadiku

Tapi aku terjatuh
Hingga kini aku berada di seberang
Terduduk di atas puncak yang tertinggi
Menanti keajaiban yang tak pernah ku harapkan
Mengintipi aliran mata air yang mengelilingiku

Tapi seketika aku menerawang
Menatap sekitar, ku ada di belantara
Tergantung bergelantung di akar pinus
Hanya aku penguasa jengkalnya
Tapi tak tentu arah
padahal ada matahari, tapi mana arah barat?
Padahal ada bintang,lalu mana malam?
Ada hujan yang temani,tapi mana awan mendungnya???!
Berdusta ku di antara dosa-dosa yang tak ku lakukan
Jangan pertemukan aku dengan badai
Ku cukup nyenyak dengan selimut sederhana,
yang tersembunyi di depanku
namun terbalik dari cahayaku,tak terlihat
Mengawang dalam hampa yang warna-warni

Ku mengambil ancang-ancang melompat ke sungai
Saat ku menceburkan diri aku terhasut dinginnya pasir
dan sedia kala terpasung di lautan salju
Berkokok kucingku
Tertidurku di dalam api

Ah..ku mencumbu warna hitam
Merasa jemu dengan putih atau abu-abu
Bersujud menanti hujan dan sinar matahari
Aku ingin terlelap dalam tubuhku
Aku mau berlabuh dalam tidurku


Referensi
1. wilma

Senin, 07 April 2008

Arti Seorang Sahabat...

Kenapa disaat terjatuh kita ingin seseorang memeluk kita atau sekedar menemani kita?Mengapa juga ketika disakiti kita inginkan seseorang untuk tempat kita mengadu?

Mungkin kita akan menjadi sakit kembali ketika melihat atau mendengar seseorang yang kebetulan mirip dan dekat dengan orang yang pernah melukai kita.

Adakalanya dengan ketakutan dan kebingungan kita memutuskan tidak akan pernah percaya dan mencintai siapapun lagi. Kitapun merasakan senang jika ada seseorang yang selalu disisi kita saat sedih maupun saat senang.

Seseorang yang selalu membantu kita tanpa mengharap apapun selain senyuman kita.Yang mengerti, yang memahami dan menerima kita apa adanya.

Beberapa dari kita menyebutnya sahabat perjalanan hidup Sebagian lebih sederhana mengatakan teman seperjuangan Bagi yang romantis menyatakan kekasih hatiTeruntuk yang telah menikah mengakui bahwa Tuhan menciptakannya agar kita tidak merasa kesepian Sejauh mana beda dari semua itu?

Kenapa bersahabat?Benarkah hidup terlalu keras untuk dijalani seorang diri?Atau karena kita ingin menumpahkan rasa sayang dan cinta yang ada dalam hati?Mungkinkah karena kita memiliki sesuatu yang sejalan hingga kita menyamakan orang lain dengan apa yang kita rasakan?

Sungguh! Betapa sulit mencari sahabat diwaktu kita tengah kesusahan Dan benarlah betapa mudah mengajak seseorang untuk bergabung dalam kegembiraan kita

Memang....kita semua begitu tidak menyukai penderitaan, meski kita tahu tidaklah mungkin bisa lepas darinya Meski kita semua tahu hidup hanyalah ritme bergantian antara kesedihan dan kesenangan

Walau kita sadar kebahagiaan hanya milik orang-orang yang pernah menderita dahulu Dan tiap orang pastilah punya arti sendiri dalam memaknai penderitaan dan kebahagiaan

Siapa yang kau anggap sahabat? Apakah seseorang yang tiada pernah menyakitimu? Mungkinkah seseorang yang tidak akan pernah meninggalkanmu? Betulkah seseorang yang kamu memutuskan untuk mempercayainya? Atau seseorang yang tidak pernah mengatakan
kebaikannya padamu?

Seumpama kita bisa mendengar hati orang lain dan memang benar mau mendengar?Tak pernah ada yang mempunyai cita-cita untuk jadi orang jahat dan hidup tidak berbahagia Seandainya kita bisa melihat dan memang benar mau melihat?

Ketika seseorang tengah tertidur pulas Kita akan bisa untuk lebih berfikir beberapa kali sebelum berani sekedar berprangsangka keji apalagi untuk menyakitinya..Tetapi kenapa itu terkadang terpaksa harus?

Disaat kita tiba-tiba merasa peduli dengan seseorang, kita seolah bisa merasakan apa yang sedang menjadi bebannya dan kita ingin meringankannya Namun terkadang kita sangat acuh kepada seseorang yang benar-benar membutuhkan kita

Apa yang kita cari? Untuk siapa dan untuk apa kita di ciptakan di dunia ini?Apa beda kita dengan orang lain?

Sedalam kelemahan kita harusnya kita lebih sering berkata "maaf" dibanding "aku' jika kita memang manganggapnya sahabat Setinggi keinginan kita harusnya kita lebih berbahagia berkata "aku tidak mau merepotkanmu"dibanding "mengertilah diriku" jika kita telahmengerti bahwa dia sahabat kita

Membayangkan kita berbahagia sendiri sedang sahabat-sahabat kita kesusahan haruskah kita makan dan tidur dengan tenang?Mungkin lebih baik semua sahabat telah berbahagia dan kita turut berbahagia meski itu harus berbohong demi perasaan itu Karena surga masih terlalu luas untuk semua ini,kenapa tidak berbagi?

Bertahanlah, karena sahabatmu adalah semua yang pernah hadir dalam hatimu Berterima kasihlah, sahabatmu adalah semua yang telah membentukmu hingga kamu menjadi seperti sekarang ini Bersiaplah, karena kamu akan masih kehilangan banyak sahabat untuk menemukan sahabat-sahabat baru sepanjang perjalannan hidupmu...

Dan berdo'alah semoga semua sahabat bisa berkumpul bersama di surga nanti......Aamiin

Rabu, 02 April 2008

HIDAYAH ISLAMIYAH

Sinarnya menyebar sampai seluruh alam
Cahayanya cerah dan tak akan pernah padam
Ia masuk ke hati manusia serta memberi ketenangan

Siapakah yang menolak akan kebenaran Agama Illaahi.
Semua manusia mengakui akan kebenarannya
Hanya orang-orang terpilih yang mendapatkannya

Tetapi aku menangis mengapa Agama yang indah ini
Terkesan sebagai raja kejahatan.....juga sebagai militan
Aku menangis.... Islam di sangka Agama teroris...

Cahaya Islam tak akan pernah hilang....
Ia tetap suci.........
Dan tak ada yang dapat mengotori.......

Belakangan ini banyak warga non muslim yang memutuskan masuk Islam.

Salahseorang diantaranya adalah Erwin (bukan nama sebenarnya).

Erwin pun giat belajar agama Islam dari para kyai dan ustadz.

Banyak ajaran Islam yang dia pelajari, salah satunya tentang kewajiban menjawab salam dari sesama muslim. Perintah untuk menjawab salam ini ia hayati betul sebagai salah keagungan ajaran Islam yang menekankan hablum minannaas selain hablum minaLlah.

Suatu ketika, si Erwin untuk pertama kalinya menunaikan shalat secara berjamaah.

Ia sangat khusyuk mengikuti gerakan-gerakan shalat dari sang Imam.

Setelah tahiyat pada rakaat terakhir, sang Imam pun mengakhiri shalatnya dengan membaca salam, "Assalamualaikum WarahmatuLlahi Wabarakatuh".

Dengan spontan si Erwin pun menjawab salam sang Iman, "Wa'alaikumussalam WarahmatuLlahi Wabarakatuh".